Meninggalkan Bos Mafia Bersama Anakku
Elevenarti bunga dandelion dalam percintaanbercinta dengan tantebenci ku sangka sayangBenci jadi Cinta
Benedict tertawa sambil menitikkan air mata.
Tak lama kemudian, para pengawalnya tiba di bandara. Dari kejauhan, mereka bisa melihat bos besar mereka, seorang bos besar mafia menangis sekaligus tertawa di depan gerbang tiket.
Untungnya, begitu melihat para pengawalnya, Benedict kembali tenang. Ekspresinya kembali dingin dan tegas. Dia memberi perintah singkat,
“Pulang ke kantor.”