Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

"Aku menemukannya. Sinyalnya sangat lemah. Dia tidak jauh dari Pulau Ketapang. Di pulau kecil sebelah, Pulau Naga." "Pulau Naga?" tanya Nadira. "Itu pulau yang dikelola oleh bekas militer." "Sinyalnya memancar dari sebuah fasilitas tua milik pemerintah yang sudah ditinggalkan. Terisolasi," kata Tono, menunjuk ke layar. "Dan... ada masalah lain." Aruna mendekat. Layar tablet itu menunjukkan titik merah kecil di Pulau Naga: Sinyal Johan. Dan di sekitarnya, tiga titik biru yang bergerak lambat, mengintai.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Pendekar Naga Kembar

Pendekar Naga Kembar

sahut Yung. "Cih," ucap Lalang. "Memangnya apa yang kurang?" tanya Lulang penasaran. "Dia memiliki kalian dua Naga kembar, akan lebih bagus jika di atas pagar terdapat patung kalian," ucap Yung. "Benar, sepertinya itu sangat menarik," sahut Run. Lulang dan Lalang yang mendengar itu menatap satu sama lain, mereka berpikir sepertinya itu akan sangat bagus, tapi mereka belum mengatakan pada Fu Xi bagaimana jika nantinya dia tidak setuju.
1031.9K viewsCompletedAdded to Library 989 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Kebangkitan Naga Terakhir

Kebangkitan Naga Terakhir

Mengalihkan perhatiannya kepada Yuu yang sejak tadi terlihat kebingungan, Ameera melanjutkan, "sebaiknya, kau mendengarkan dengan baik. Jadi, pertarunganmu dengan King kacau dan orang-orang mulai menuduh yang tidak-tidak. Maka sebelum kau dihakimi, kami menolong dan membawamu kemari." Yuu mendengkus, namun meski begitu dia tidak beranjak dari posisinya. "Lalu apa tujuanmu menyelematkanku?" "Apa kau pernah mendengar tentang Klan Naga dari Kerajaan Eros?" "Tidak." Ameera tersenyum. "Bagus!" Tetapi berikutnya cemberut. "Eh? Kau tidak tahu?" Sementara di sebelahnya Ash justru terbahak. "Bagaimana mungkin kau tidak tahu, Yuu."
84.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Bercinta dengan Naga

Bercinta dengan Naga

Namun, kami tidak berada di depan rumah atau bahkan seperti tidak berada di pulau. Tangan pemuda itu menggandengku dan memandu kakiku untuk berjalan mengikutinya. Sesampai di tepi sebuah tebing dia memperlihatkan semua tempat yang sangat luar biasa indah. Terdapat banyak sekali bunga dengan ukuran yang sangat besar. Pepohonan yang begitu rimbun dengan warna daun yang beraneka ragam. Air terjun yang begitu indah dengan pelangi yang menyempurnakan keindahan itu. Namun, yang paling membuat mata terpukau adalah puluhan, bahkan ratusan naga yang terbang ke sana kemari. Dengan sayap yang begitu lebar mereka membelah langit. “Apakah ini nyata? Atau aku hanya bermimpi!” gumannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

Ramandika menarik napas dalam-dalam, dua bola matanya mengarah kepada Sandika yang berbaring di sampingnya. "Menurut keterangan dari pemilik warung ini, di sana terdapat beberapa desa kecil yang memiliki pemandangan yang sangat indah. Tentu, ini akan menjadi kesempatan bagi kita untuk memanjakan mata sebelum tiba di Lembah Naga," jawab Ramandika menuturkan. "Benarkah, Ramandika?" tanya Kuntala lagi. "Iya, masa aku bohong. Kau tanyakan saja kepada pemilik warung ini jika tidak percaya!" hardik Ramandika.
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 682 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Setelah kami menelusuri jalan, kami sampai di sebuah perkampungan yang terasa sangat berbeda. Di sini terasa seperti menakutkan dan juga sangat sepi. Seperti tidak ada tanda kehidupan dan membuat kami terus merasaa aneh. Kami berjalan masuk dan di depan jalan terdapat tulisan di papan kayu yang sudah lama dan tidak kokoh. "Selamat datang di Kampung Lamuna." Kata Vita sambil membaca tulisan papan kayu itu.
611.8K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ini adalah pertaruhan yang harus ia menangkan sendirian. Perjalanan terasa singkat. Peta itu membawanya ke sebuah jalan kecil tak beraspal yang diapit oleh pepohonan bambu yang rimbun. Di ujung jalan, berdiri sebuah gerbang kayu tua yang megah, diukir dengan naga dan garuda yang saling melilit. Tidak ada lampu, tidak ada penjaga. Hanya keheningan yang pekat dan aroma tanah basah. Ini adalah tempatnya. Padepokan Ki Gendeng.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Gerbang kotanya terbuat dari kayu besi yang kokoh, diukir dengan lambang keluarga klan-klan regional, termasuk lambang Klan Lin yang familiar bagi Lin Mei: sepasang naga yang melingkari sebuah gunung. "Kota Gunung Naga!" seru Lin Mei, wajahnya yang sempat muram karena kepergian kakaknya langsung bersinar cerah. "Akhirnya! Kota ini berada di bawah perlindungan Klan Lin. Anak dari Bupati di sini, Shen Yue, adalah sahabat baikku! Di sini kita bisa beristirahat dengan tenang dan mendapatkan informasi tentang keadaan di ibu kota klan."
619.1K viewsCompletedAdded to Library 495 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Budak Cantik sang Raja Arogan

Budak Cantik sang Raja Arogan

Tiga kereta kuda itu berbalik pergi memacu kecepatan setelah barang-barang selesai diangkut keluar. Di hadapan mereka, berdiri gapura bambu tinggi sederhana dengan ukiran hanzi bertuliskan : ‘Desa Xinlong’. Sesuai namanya, desa terpencil dengan penghuninya sekitar dua puluh rumah tangga itu tampak meriah dihiasi sepasang patung batu berbentuk naga disetiap pintunya. Bahkan digerbang utama, dua patung naga besar berdiri agung sebagai penjaga. Tubuh panjangnya ditempeli jimat keberuntungan serta jimat perlindungan.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 332 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
Bahagia Setelah Terusir

Bahagia Setelah Terusir

Pada persimpangan ia mengambil arah jalan yang menuju perkampungan bibinya, Kurba, ibunya Aditya. “Bagaimana keadaan Mama?” tanya Kurba, sambil meletakkan secangkir teh di atas meja. “Alhamdulillah baik, Cil” Kurba duduk di kursi yang satunya. Sesaat hening. Sama-sama menatap sungai yang membentang dengan airnya kecoklatan. Sesaat Sanad tercenung. Air sungai nagara berbeda dengan air kampung Tera. Air sungai Nagara coklat kekuningan, sedang air Bangkau coklat kehitaman. Bahkan kulit warga umumnya juga berbeda. Bangkau rata-rata kulit hitam, sedang warga Nagara rata-rata memiliki kulit putih.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as gambar kampung naga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status