Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Suami Kembaranku

Menikahi Suami Kembaranku

Bahkan, Tira akan berjam-jam mengurusi bunganya jika Ia sedang senggang. Tira meloneh ke kanan Taman dan Ia dapati Pak Arya duduk di kursi kayu yang sudah sedikit usang. Maklum, kursi tua itu dibuat oleh nenek moyangnya. Makanya, masih tetap terjaga hingga kini. "Pak!" Tegur Tira yang langsung duduk tanpa permisi pada Bapaknya.
8.52.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Pemagut Lara

Pemagut Lara

Langit buatan berwarna biru, awan putih tebal yang menyenangkan seperti kapas. Tumbuhan-tunbuhan subur yang menyegarkan. Beberapa daun dipenuhi titik-titik embun. Ini taman dalam ruangan yang menyenagkan. Beberapa kursi terlihat anggun dengan bahan dasar kayu. Ada beberapa alat dari bambu. Ukiran-ukirannya semakin menggugah selera.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Iblis Jatuh Cinta

Iblis Jatuh Cinta

Kiara duduk di kursi taman mansion mewah Ray. Taman yang sangat indah dengan berbagai tanaman di sana. Bunga-bunga mekar dan beberapa di antaranya adalah bonsai dan tanaman buah. Yang membuat kesan mewah dan wow, taman besar dan luas itu dinaungi oleh rumah kaca. Sekaya apakah Tuan Mudanya itu? Sebuah rumah kaca yang sangat besar. Menaungi hampir semua taman penuh bunga itu. Di dalam taman rumah kaca itu, ada kursi dan meja ala Eropa yang saat ini tengah Kiara duduki.
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 642 kali sebagai gambar kursi taman
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Sata Erizawa
update bab berjudul 'annoyed', itu salah update ya.. harusnya itu di chapter 30 lebih.. malah keupdate karena salah atur waktu... maaf, maaf buat yg udah klik dan kehilangan poin 🍁 lain kali akan lebih berhati-hati
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
Baca Semua Ulasan
Gelar Mandul dari Gundik Suamiku

Gelar Mandul dari Gundik Suamiku

Sahut nyonya Marissa Langkah mereka berhenti di sebuah meja yang terdapat dua kursi di sisi kiri dan kanan. Kursi taman dengan warna coklat elegan, semakin menambah nyaman pada taman bernuansa kehijauan dengan bunga-bunga yang terawat rapi. Untuk membuat suasana lebih asyik, nyonya Marissa memerintahkan kepada pelayan lain untuk membawa minuman segar untuk menemani percakapan mereka berdua.
1013.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

“Kopi hitam di warung Kang Ayi. Tatapan kamu lebih pahit, tapi aku nagih lagi. Kursi plastik jadi saksi. Kita debat soal lampu taman dan teori konspirasi.” Citra menepuk jidat, tapi matanya berbinar. Mereka duduk di bangku taman yang dulu mereka rancang. Bangku modular itu sudah dipasang di taman kampus, lengkap dengan plakat kecil bertuliskan nama proyek mereka. “Kamu tahu,” kata Dika, “bangku ini dibuat untuk semua orang. Tapi hari ini, aku pengen duduk di sini cuma sama kamu.”
706 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Di kursi belakang, terdapat satu kotak cheesecake dari toko bakery Jepang terkenal bernama Chateraise dan juga buket bunga miliknya. “Akira… ” Giselle mencoba membicarakan satu hal yang mengganjal pikirannya dari tadi pagi. “Hhmm?” “Aku nggak yakin kamu mau bertemu dengan keluargaku, apalagi setelah aku cerita soal mereka waktu itu,” ujarnya pelan. Akira menatap Giselle sejenak sebelum akhirnya dia kembali menatap jalanan Jakarta sore ini.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

“Tante, kau sudah datang.” Dengan mengenakan gaun ala-ala princess berwarna biru muda, Kimberly datang dengan sorot matanya yang berbinar. Rambutnya yang dikepang satu menambah kesan menggemaskan di wajahnya yang sedikit tembem. “Hai, Sayang! Kamu cantik sekali.” “Tante juga cantik.” Kim menyahut dengan malu-malu. “Ini siapa, Tante?” tunjuknya pada Makisha.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Hatiku ingin berpaling, tetapi mata ini sudah tersihir dengan ketampanan Freza. "Ma, kami pergi ke kamar dulu. Ada hal yang harus kami selesaikan, sampai jumpa, Ma," ujar Freza kemudian mendorong kursi rodanya pergi meninggalkan Bu Daniar yang tersenyum. Freza sudah gila, bagaimana mungkin dia mengatakan hal ambigu seperti itu di depan Bu Daniar. Apa yang akan dipikirkannya nanti!? Sampailah kami di kamar, aku masih asyik menikmati digendong menggunakan kursi roda oleh Freza. Rasanya sangat nyaman, berbeda sekali dengan digendong berjalan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Cinta Segitiga Dalam Keluarga Tiri

Cinta Segitiga Dalam Keluarga Tiri

’ Pak Indra bicara dalam hatinya. “Jika anda ingin bersantai di taman, ada beberapa meja dan kursi yang disediakan,” ucap Mira yang seketika memuyarkan pikiran Pak Indra tentang Harno. Mira menunjuk ke sisi utara lebih dulu. Dimana ada kursi panjang yang dianyam. Dalam bahasa setempat, kursi itu biasanya disebut lincak. Kursi itu diletakan agak jauh dari pohon mangga yang cukup tinggai dan sangat dekat sekali dengan pohon palem.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai gambar kursi taman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status