Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Jadi Istri Artis

Mendadak Jadi Istri Artis

Ditemani oleh senja, mawar itu menciptakan bayangan yang memantul di air yang jernih. "Bagus juga ternyata." Andra sampai terkekeh. Ia lalu melihat lagi lukisan lainnya, ternyata ada gambar pemandangan gunung biasa. Ya. Seperti gambar kita semasa sekolah. Tapi, ini lebih cantik karena memiliki degradasi warna.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Senja perlahan menyembul dari balik awan membuat gunung Datur diselimuti cahaya keemasan. Aku memandangi langit senja itu. Tanpa perlu membayangkan bagaimana bentuknya dari ketinggian sepuluh ribu meter. Karena pemandangan di hadapanku sekarang sudah menjadi yang terindah. Tepat saat itu, pintu kayu halaman yang setengah terbuka didorong dari luar. Aku menoleh. Farrel berdiri di depan gerbang. Tubuhnya penuh debu perjalanan. Matanya merah.
21.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

"Terima kasih, Mas." "Iya, sayang. Love you so much." Sore hari, mereka kembali ke pantai untuk melihat pemandangan yang indah, sunset, menikmati keindahan matahari terbenam. Sinar keemasannya tak boleh dilewatkan begitu saja. Nadia, Hasbi dan dua bocah mungil itu berfoto-foto riang saat pemandangan keemasan ini berlangsung. Ada latar gunung Krakatau di belakangnya.
9.7229.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Joglo-joglo itu memiliki view pemandangan perbukitan dan menghadap langsung ke Danau Rawa Pening, sebuah danau yang menjadi icon Kota Semarang karena memiliki legenda yang di kenal seluruh masyarakat Indonesia. Dani mengambil salah satu Joglo sebagai tempat untuknya makan, dengan perasaan takjub, Carine masih berdiri dengan mata tak henti-hentinya menikmati hamparan hijau bukit Ungaran. "Apakah kau sering ke tempat ini, Dan?" Tanya Carine tanpa menoleh ke arah Dani. Dani yang duduk membelakangi Carine menjawab dengan sedikit acuh, "Enggak juga, hanya sesekali saja kalau pikiran sedang kalut".
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

ucap Agha sambil mengangkat dagu Alana yang mungil dan dengan cara yang penuh kelembutan “See” pinta Agha pada Alana “Wah, sunset” ujar Alana dengan penuh takjub Tanpa menunggu respon atau Agha berucap sepatah kata lagi, Alana sudah berlari ke sudut cafe coffee tersebut untuk melihat perpaduan indahnya mentari yang mulai terbenam dan gradasi warna senja yang begitu elok mempesona. Alana merentangkan kedua tangannya dan membiarkan angin segar di sore hari menerpa wajahnya. Rambutnya yang lebat, tertiup angin berpadu dengan lengkungan bulan sabit di bibir Alana
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Mama Ayu sambil tersenyum. "Mama nyebelin," ucap Ayu sambil mengangkat kepalanya. Kenzo-pun tersenyum melihat Ayu yang begitu anggun dengan gaun berwarna hitam yang dihiasi kerlap -kerlip bunga indah. "Kenzo," kata Ayu sambil berjalan mendekati laki - laki yang sedang memandanginya didepan pintu rumahnya itu. "Hai Ayu, kamu cantik sekali malam ini," kata Kenzo.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Batinya. Matahari telah menampakkan pesonanya. Embun membasahi bumi. Ayam jantan saling bersahutan berkokok. Menyambut pagi ini dengan penuh keceriaan. Perjalanan kali ini terlihat senggang. Mungkin, karena masih pagi. Fikir Raka. Mengemudikan mobilnya menuju bandara Soekarno-Hatta.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Chapter 63 Bergelut Rasa. Senja yang berbalut jingga, begitu tenang memandangnya. Warna yang begitu lembut dengan sorot mentari yang hendak tenggelam. Lautan jingga seakan mengikuti perjalanan yang panjang ini. Linara masih menatap langit jingga dengan matanya yang bulat berbinar.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Lalu aku sampai di area persawahan, langit sore berwarna jingga terpampang begitu luas. "Wah, indah sekali," ucapku kepada diri sendiri. Aku menepi dan menghentikan sepeda motorku. Pemandangan seperti ini harus dinikmati, seperti kata Cici. Aku pun tersenyum. Aku mengambil ponsel mencoba mengambil gambar senja ini. Aku melihat hasilnya. Ah, tidak terlalu bagus. Ponselku memang tidak punya kamera super bagus, jadi untuk menangkap warna langit sore seperti ini hasilnya kurang maksimal.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai gambar pemandangan senja
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Seru Ayuna bersemangat lalu menunjuk ke arah mentari yang mulai turun. “Iya Aku melihatnya, sungguh indah bukan?” Ayuna menganggut melihat pemandangan alam yang berbeda di kala senja, bak sebuah lukisan yang sering ia lihat di internet. Warna langit yang tadinya biru mulai terganti kuning kemerah-merahan. Burung camar pun sudah mulai terbang menjauh tuk pulang ke sarang. Dan cahaya senja meredup kerena mentari mulai tenggelam, Ayuna lantas mengajak Delia segera pulang. Suasana Laut yang sepi membuat mereka sedikit takut, karena terlalu lama menatap senja hingga membuat lupa waktu.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai gambar pemandangan senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status