Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERTUKAR RANJANG

BERTUKAR RANJANG

Tatapannya berhenti pada tangan pria tua yang sesekali terlihat ketika mengangkat cangkir teh. Ada sebuah cincin. Bukan cincin yang mencolok, melainkan cincin logam hitam dengan ukiran lambang yang sangat samar. Bara memperbesar gambar itu sedikit demi sedikit hingga kualitas videonya mulai pecah. "Roland," ucap Bara pelan tanpa mengalihkan pandangan dari layar. "Ya, Tuan Muda," jawab Roland sambil melangkah mendekat.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

KRAAKK! Retakan menyebar dari bawah tumitnya, membentuk pola menyerupai guratan petir yang mengalirkan cahaya jingga membara. Dari celah-celahnya, suara geraman samar terdengar—seolah bumi sendiri sedang mengaduh atas penderitaan abadi yang ditumpuk di atas pulau terkutuk ini.
1052.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as gambar ranting patah
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

“Awh! Sakit, Panda!” “Ups, sori.” Rangga terus berusaha membuat ekor kuda yang rapi setelah empat kali gagal. “Aku menyerah!” Rangga melempar sisir ke atas ranjang dan mengangkat tangannya.
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 690 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Kerayon patah

Kerayon patah

tanya melani Tidak dibalas, hati melani gak karuan Ini apaan sih ga dibales, masa digituin aja udah nyerah " Melani bergumam Esok harinya melani langsung melihat hp masih engga dibales juga, masih engga dibales juga, melani semakin khawatir Telpon gak ya ""cuma nanti dia besar kepala akhirnya melani meletakan hpnya menahan diri untuk gengsinya Pagi hari melani ingin berangkat, saat dia membuka pintu gerbangnya
104.4K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikta berkata terbata-bata, “Jangan… jangan…” Ia merangkak ke batu besar, memanjatnya dengan sisa tenaga hanya agar bisa menjauh dari tanah yang penuh ancaman. Suara ranting patah terdengar. Dikta menjerit, “Hah!? Siapa!? Apa!?” Ia memukul-mukul semak dengan ranting panjang, berusaha menakut-nakuti apa pun yang bergerak. Namun yang ada hanya angin dan suara hewan liar.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
The CROWN (Sang Pewaris Takhta)

The CROWN (Sang Pewaris Takhta)

Dia mengira ranting itu adalah batang kayu yang tertutup dedaunan kering, tak berpikir jika itu benar-benar sebatang ranting kecil. Akibatnya dia terjatuh ke dalam jurang yang untungnya tak dalam. Kurang kecil itu hanya memiliki kedalaman kurang dari lima meter. Itu pun sudah membuatnya meringis menahan sakit karena harus berguling-guling sebelum akhirnya menimpa sebatang pohon yang sudah lapuk.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Randy pura-pura kesulitan menangkap bola, membuat Raka tertawa terbahak-bahak. “Om Randy nggak jago, ya!” seru Raka, tertawa lepas. “Eh, jangan salah!” Randy pura-pura membela diri. “Om sengaja kasih kamu kesempatan. Kalau Om serius, pasti menang terus!”
98.5K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Rantai itu mulai retak… sedikit demi sedikit. Alura menggertakkan gigi, menahan rasa sakit. “Sedikit lagi… sedikit lagi…” Tiba-tiba, retakan besar muncul di rantai. Suara gemeretak memenuhi udara. Cahaya merah dan putih meledak, mendorong balik energi hitam. Makhluk bayangan itu meraung panik. “TIDAK! KALIAN TIDAK BISA MEMUTUSKANNYA!”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Di tangannya terdapat gulungan lontar usang yang diikat dengan pita sutra pudar. Dia tersenyum padanya, seolah kedatangan fragmen Dewa Maut adalah sebuah janji temu yang terjadwal lama. "Selamat pagi, Tuan Satria Kala," sapa Rara Santi dengan nada yang lembut, suaranya selaras dengan debur air yang tenang di bawah kakinya. "Saya menyadari perjalanan Tuan sungguh berat malam ini. Saya dapat merasakan **retakan** pada esensi fana Tuan."
103.0K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

“Baik, baik. Aku cuma tidak mau mati sambil mendengar orang beradu mulut.” Sementara itu, Rakryan Kala Bregma kembali melangkah maju. Rantai-rantai besar di tubuhnya bergemerincing keras setiap kali kakinya menghantam tanah halaman. Dukkk! Retakan baru muncul di sekitar telapak kakinya. Bhuta Karang dan para Gandarwa Kubur segera bergerak mengikuti langkah sang Penunggu Gerbang.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as gambar ranting patah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status