Pembalasan Sang Dokter Jenius
Gadis itu mencoba untuk turun sendiri, namun kakinya yang lecet dan tubuhnya yang masih gemetar karena syok membuatnya nyaris jatuh.
Melihat itu, Joko tidak lagi ragu. Ia tidak punya waktu untuk berdebat atau merasa canggung. Dengan satu gerakan cepat, ia membungkuk, menyelipkan satu lengannya di bawah lutut Andrea dan lengan lainnya di punggungnya, lalu mengangkatnya. Ia menggendong Andrea dalam pelukannya, gaya bridal.