Reinkarnasi Dewa Terkuat
Telapak tangan itu megah, mengalirkan kekuatan aturan tanpa batas, seolah-olah seorang dewa mengulurkan tangan untuk merebut kendali dunia.
Sekadar mengulurkan tangan saja sudah cukup untuk memancarkan aura menakutkan yang membuat semua orang terengah-engah, seolah-olah akhir dunia telah tiba.
"Lancar!"
Sebuah suara dingin terdengar. Dari langit yang tak berujung, sebuah tangan ramping seperti giok terulur. Telapak tangannya sejernih giok, dan sebuah bunga tujuh warna terukir di pergelangan tangannya. Bunga itu tampak memikat. Kedua tangan itu tampak berjauhan, tetapi bertabrakan dalam sekejap.