Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Bitchy Lady

My Bitchy Lady

Dia hanya ingin menikmati apa yang sudah ada di dalam genggaman tangannya saat ini. Levi sulit untuk berkonsentrasi, setiap kali Gita menggoyang-goyangkan tangannya, terasa kejutan listrik yang mengalir dari ujung kaki sampai ke atas. Berbeda dengan teriakan, makian dan permintaan untuk berhenti dari ucapannya, batang yang dipegang oleh Gita terlihat sangat menikmati jalan permainan jari jemari tangan gadis itu. “Astagaaa Gita jangan lakukan hal seperti itu di sini, kita di tengah jalan tol.”
9.411.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Tuan Ganendra

Dalam Pelukan Tuan Ganendra

dia menggertakkan gigi, suaranya rendah dan bergetar. Liona terkejut oleh reaksi Ganendra, dia mundur beberapa langkah sambil memandang bingkai foto yang masih tergenggam di tangannya. "M-maaf tuan, a-aku hanya melihat-lihat saja," sambil gugup, Liona berusaha menjelaskan. “Omong kosong!” “Benar tuan!” “Selain tuli, kau benar-benar lancang!”
488 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Ular Di Farji Istriku

Ular Di Farji Istriku

Lengan kiriku terasa dilingkari sesuatu yang sangat dingin, dalam keremangan, penglihatanku menangkap tangan manusia, kulit tangan itu kuning langsat, bersih dan seperti bersinar dengan kilap keemasan, kukunya sedikit panjang, dicat warna hitam, pada jemarinya aku melihat coretan membentuk suatu simbol, tetapi tak tahu itu simbol apa. Aku menoleh ke belakang, tetapi tak mendapati siapa pun, sontak aku kembali melihat pada lengan, tangan itu masih melingkar di lenganku. Ini hanya sepotong tangan, aku gementar ketakutan, berusaha menyentak lenganku agar tangan itu terlepas. Namun usahaku sia-sia, tangan itu tak mau lepas sekuat apa pun aku mencoba, lalu samar telingaku menangkap sebuah bisikan
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

Lalu dengan semangat ia pun mengangkat kedua tangannya di depan dada, dengan bentuk kepalan tangan seperti sedang memegang es krim. Aku tersenyum geli melihat pada bagaimana Kassandra mengepalkan tangannya itu. Aku maju untuk mendekatinya. Tangan Kassandra aku pegang, aku urai jari-jarinya dan aku rangkai ulang dengan bentuk kepalan yang benar. “One..! Two..! Seven..!” “One..! Two..! Seven..!”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

"Sneak peek untuk pameran 'Jejak yang Tertinggal'. Karya terbaru dari Aksara Sendja Nirmala: 'Sketsa Hujan dan Jejak Kehilangan'. Elang menatap detail sketsa itu. Sebuah kursi kosong di bandara dengan latar hujan abu-abu di baliknya. Elang merasa dadanya sakit. Goresan tangan Aksara tampak seperti visualisasi atas luka dan kehilangan yang nyata. Ia merasa bersalah karena membiarkan jarak membentanf luas di antara perasaan mereka. Elang kembali bimbang.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Bree tersentak saat Rad tiba-tiba maju, menyentuh telapak tangan, memperbaiki genggaman tangannya. “Pastikan kau menggenggam erat. Tidak akan berguna jika kau hanya memegangnya biasa. Kau ingat pisau yang dulu kau acungkan padaku? Mudah sekali bukan menjatuhkannya? Itu karena genggamanmu sangat longgar. Perbaiki itu dulu, genggam gagangnya seerat mungkin!”
9.538.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Dan tanpa ragu— Saat tangan pria dengan tato naga itu hampir menyentuh gadis kecil di belakangnya— Kael mengulurkan tangannya dengan cepat. GRAB!!! Ia menangkap tangan pria itu dengan genggaman yang kuat, menghentikannya di tempat. Pria itu melebarkan matanya, mencoba menarik tangannya—namun tidak bisa. Genggaman Kael terlalu kuat. Seperti tangan besi yang tidak bisa dilepaskan. Kael menatap pria itu dengan tatapan yang sangat dingin.
1082.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Ekspresi otot wajah Argan terlihat menegang, menunjukkan tingkat emosi protektif, yang mendominasi fitur wajahnya. "Argan memegang pergelangan tangan, gadis miskin itu, dengan cengkeraman lima jari, yang menekan sangat erat," ucap Felicia mendeskripsikan detail genggaman jasmani, pada area pertemuan kulit tangan mereka berdua.
825.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

"Tapi kau ringan." Aksara tidak menghindar. Ia membiarkan Hantu Seribu Bilah mendekat. Saat kerangka itu berada dalam jangkauan, Aksara menggunakan teknik yang diajarkan Sadewa. Bukan teknik pedang, tapi teknik menangkap pedang. Tangan kiri Aksara beregenerasi menjadi cakar yang mengerikan menangkap pergelangan tangan kerangka itu. TRANG!
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Behind The Entertainment

Behind The Entertainment

pinta Siska, semakin membuatku bingung. Aku julurkan tangan kanan kepadanya dan ia segera membalik tangan itu, hingga posisinya telapak tangan yang berada di atas. Sungguh tak terduga, ia meletakan tangannya di atas telapak tangan, seolah-olah tengah bergenggaman. Selepas itu, ia memfotonya dan mengabadikannya menjadi I*******m Stories. “Setidaknya kalau wajahmu malu-malu, tanganmu tidak,” ungkap Siska sembari menggoda dan menjulurkan lidahnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai sketsa tangan menggenggam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status