Berbagi Luka
“Lo kalah abis itu, bro? Hahaha, ngakak banget gue!”
“Iya, gue kalah telak, kak. Kalah 5-0. Waktu itu gue gak terlalu mentingin gue yang kalah dari para bolang itu. Gue mikirnya, kan cuma mainan. Lagian juga mereka masih piyik, mana peduli sama yang gituan. Terus dalam waktu yang berdekatan, kira-kira 2 hari kemudian, papa kasih kabar kalo papa harus pindah dinas ke Jakarta, jadi satu keluarga ikut pindah semua. Saat itu, berpikirlah gue, ternyata bumi pun memperhitungkan keringat yang menitik dari dahi para bolang itu saat tengah berusaha untuk menang suit dari gue...”
“MELOW BANGET LO! AHAHAHAHA!” Venelia Agatha kembali bersuara dengan matanya yang menyipit dan tubuhnya yang bergerak tak b
Hot Chapters