Love Me, Sersan!
Aku mengangguk sambil tersenyum.
“Saya Fatimah, istri Anggara, di luar biasa dipanggil Imah,” ucapnya sambil mengulurkan tangan.
“Anin,” balasku menyambut uluran tangannya.
“Gabung di sana, yuk. Biar saling kenal sama istri prajurit yang lain,” ajaknya.
Aku mengangguk setuju, "Bu, saya ke sana sebentar," pamitku pada Ibu yang duduk di sampingku. Beliau tadi juga memutuskan turut mengantar.
Hot Chapters