Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Gerbang dimensi Lunareth... gerbang menuju dunia yang tersegel.” Ravina membuka matanya. Keringat dingin menetes dari dahinya. Ia mengangkat kedua tangannya, mencoba menyalurkan sisa kekuatan ke arah gerbang. Cahaya ungu dari tubuhnya menjalar ke langit, bersatu dengan pancaran emas gerbang raksasa itu. Suara tanah bergetar semakin keras. Gunung-gunung di kejauhan runtuh, dan angin mulai berputar di sekitar lembah.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Fajar menjilat langit seperti luka terbuka yang perlahan mengering. Cahaya keemasan membelah kabut, menyingkap bayangan hitam dari Gerbang terakhir—Gerbang Api. Gerbang itu berdiri seolah-olah tidak terbuat dari batu, tapi dari bara yang dibekukan dalam waktu. Dindingnya merah kehitaman, menghembuskan panas yang tak terasa di kulit tapi menekan dada seperti beban yang tak terlihat. Di puncaknya, ada ukiran kuno berbentuk pusaran api, dan di bawahnya, simbol: 心—“hati.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Karena cahaya ini bukan dari langit. Ini dari hati kita yang akhirnya berhenti melawan dirinya sendiri.” Langit Gunung Seraph kini berubah total. Dari puncak awan, terbentuk lingkaran besar, gerbang berwarna biru lembut, memantulkan bintang yang belum pernah mereka lihat di langit dunia mana pun. Liora menatapnya sambil berbisik, “Gerbang Dunia Dalam Jiwa… sesuatu yang bahkan Dewan pun belum berani buka.” Gerry tersenyum kecil, untuk pertama kalinya tanpa nada sombong. “Jadi, ini tahap berikutnya? Kita benar-benar sudah sampai sejauh ini?”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Bab 11: Gadis Cahaya Langit ___ Langit di atas Pegunungan Timur mulai pecah oleh cahaya. Cahaya bukan dari matahari, melainkan dari gerbang transparan yang perlahan terbuka di udara. Sebuah jalan langit terbentuk, memancar cahaya keemasan dari celah-celah awan. “Gerbang menuju Tanah Terlarang,” bisik Mo San dengan suara berat. “Hanya mereka yang membawa Segel Tubuh dan Segel Jiwa yang bisa melangkah ke sana.”
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

kata Azil yang penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Zoe. Paling tidak Azil bangan dan mengikuti keinginan Zoe. Paling tidak Zoe akan tenang kalau benar-benar menemukan kebenaran dari desa itu. Zoe menarik pedangnya, dengan tenaga dalam yang tersisa ia mencoba untuk menyalakan pedang Langit. Sringgg! Cahaya terakhir terpancar jelas jadinoedamg langit. Seketika semua kabur menghilang, digantikan oleh cahaya lampu terakhir sebuah desa.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 612 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

Melesat dari dalam kolam ke atas langit lalu mengerucut, bersatu dan bersinergi dengan tiga cahaya dari kolam lainnya. Sesaat langit malam gerbang lotus serupa siang. Dengan kecepatan luar biasa cahaya menyebar menyelimuti seluruh langit kemudian menghilang tanpa jejak. Sementara di atas lotus Renata telah tenggelam ke dalam dunia jiwa lotus. Di mana ia bisa merasakan dan melihat keempat gerbang dengan jelas. Gerbang yang bukan berwujud gerbang pada umumnya tetapi hamparan langit luas yang memiliki semburat warna berbeda.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai gerbang langit
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Baca Semua Ulasan
Raja Terakhir Dinasti Wang

Raja Terakhir Dinasti Wang

Gerbang Roh, Istana Langit Wang Yang memandang sekeliling dengan tatapan bingung. Seingatnya, terakhir kali dia sedang mengutuk dewa langit di sisa napasnya sampai kedua matanya terpejam. Begitu membuka mata, ia sudah berada di sebuah ruang luas yang dikelilingi awan dan banyak guci kecil-kecil tertata rapi di sebuah rak besar. “Di mana ini?” Wang Yang semakin bingung manakala matanya tidak bisa memastikan di mana kakinya berpijak. “Ning’er, Ning’er!” panggilnya panik.
1024.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 700 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Bagian paling atas di gedung Sagara ini adalah salah satu tempat favoritnya, apalagi di jam seperti ini—tenang dan sepi. *** Sesampainya disana ternyata tempat itu tak kosong, ada sosok Keenan disana. Ia berdiri di bawah temaram lampu yang memang sengaja ditempatkan di beberapa sudut rooftop. Keenan menengadah dan menatap langit Jakarta yang sama sekali tak menunjukkan satu bintang pun, tatapannya seolah menerawang dan tengah memikirkan sesuatu.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Ia senang diajak main tebak-tebakan. "Bener. Kalau yang ini?" Elang menunjuk serumpun bunga warna warni. "Nggak tahu," Alfi menggeleng. "Namanya bougenville. Coba sebutkan." Elang meminta Alfi mengulangi kata-katanya. Alfi membuka mulut, namun tidak ada kata yang keluar.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Cahaya matahari yang menerobos celah awan memantul di permukaan air, menciptakan pelangi yang indah yang melayang di sekitar dasar air terjun. “Di sinilah gerbang berada,” bisik Shinta Sari dengan rasa kagum yang masih terlihat di matanya meskipun sudah berkali-kali melihat pemandangan ini. “Namun tidak mudah untuk menemukannya – gerbang hanya akan muncul bagi mereka yang mampu merasakan getaran sejati dari Bumi Akar dan memiliki niat yang benar tanpa rasa takut atau keserakahan.”
10456 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai gerbang langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status