Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Queen of Liars

Queen of Liars

“Taruhannya apa?” “Kepo deh lo, Le!” “Karena kadung udah jadi konsumsi publik, gue minta Dinda buat bikin video pernyataan kalau dia yang salah. Tapi udah selama ini dia masih belum bikin juga,” jawab Lyara. Masih kesal sekali karena video pernikahannya di vendor WO diserbu para Diraja Lovers. Sedangkan Dinda tanpa klarifikasi apapun, malah melanjutkan semua video GRWM, unboxing luxury thing, dan semua video a day in my life as a broken heart girl yang penuh tipu-tipu. Lyara tau semua itu tentu saja dari Genta. Siapa lagi teman gosipnya selama ini?
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

sahut Lila, ”yang bisa bercanda di saat seperti ini. “Hey, apa jadinya kalian tanpa seorang Gusti, ya ‘kan?” jawab Gusti enteng sambil menyantap brownies. “Aku tak mau kita duduk di sini–menangis sambil minum kopi.” Ia berhenti sejenak, mengangguk ke arah buku. “Jadi apa kita ditakdirkan untuk– atau bagaimana?” Rhea menatapnya tajam. “Gus, kamu ingat Gilang? Itu teman akademi kita, yang sukses memisahkan tinta dari noda kopi, mengembalikan gambar dari file yang rusak, semacam itu.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Bad Love

Bad Love

ucap lelaki tua itu sambil membukakan pintu untuk Tiffany. " Om, saya bukan penipu. Saya balikin deh uangnya, tapi jangan perkosa saya ya," Tiffany memohon dengan sangat, " atau... saya tambahin denda ganti rugi, mau?" Lelaki tua itu menggeleng, " oh tidak bisa. Kamu sudah menggoda saya dan sekarang kamu mau pergi dari saya? jangan harap," lelaki itu memasukkan Tiffany ke mobilnya, di jok belakang. Kemudian ia menghambur masuk dan hendak membuka tank top merah yang dikenakan Tiffany. Namun, Tiffany terus-menerus berontak. Bahkan, ketika lelaki tua itu lengah, Tiffany berhasil mengambil kesempatan untuk menendang benda pusaka yang berdiri di balik celana bahan itu, hingga lelaki tua itu terdo
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
First Love

First Love

" Alea : Hai Prince, belum bisa tidur neeh. Prince : Kenapa? Alea : Ga papa kok Prince : Pacarnya ga ngapel? Alea : Kan ga punya pacar. Prince : Trus kenapa? Alea : Lagi galau Prince : Sebabnya? Alea : Bingung Prince : Maksudnya? Alea : Boleh curhat dikit ga? Prince : Kalo kamu percaya boleh aja. Alea : Tapi jangan bilang siapa-siapa ya? Prince : Tenang aja. Ga bakal aku umumin pake speaker masjid kok (emotikon tertawa). Alea : Kamu tuh becanda mulu deh. Aku lagi bingung milih cowo yang baik neeh. Prince : Cowok baik?
1015.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Fake Love

Fake Love

"Hah! Apakah dunia sebercanda ini denganku?" Ucap seorang mahasiswi semester 5 yang sedang duduk dibawah pohon sambil menghembuskan napas dan mendongakkan kepala kearah langit. Mahasiswi ini bernama Dinda Oktaviani, ia sedang mengalami kesulitan keuangan. Beberapa Bulan yang lalu ia tak sengaja dipecat dan kemarin ia kehilangan uang karena kena hipnotis. Semua uang yang ia miliki sekarang ludes begitu saja.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

“Aku sama sekali tidak berniat menggoda laki-laki gila sepertimu!” “Namun, kau menyukaiku bukan?” ucapnya seraya menaik-turunkan alis. Dia selalu saja terlalu percaya diri. Aku langsung menunjukkan ekspresi muntah di depan Mike. “Mana mungkin aku menyukai laki-laki diktaktor dan super menyebalkan sepertimu!” tolakku serta merta. “Geojismal! Kau bukan gadis pembohong dan jelas aku melihat kebohongan di matamu!” tebaknya seraya mendekatkan posisi wajahnya persis di depan wajah mungilku.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Married to the Bad Guy

Married to the Bad Guy

“Mengapa kamu sangat pesimis, Ruby? Aku tidak mencari perempuan yang sempurna, kok.” Kebohongan untuk beberapa kali mungkin bisa membantunya. Atau mungkin, akan sesering mungkin ia berdusta di depan Ruby. Attar pandai dalam segala hal, termasuk meninggikan hati wanita dengan berbohong. "Omong kosong," gumam Ruby. “Maaf?” “Semua pria bisa berkata demikian jika memiliki maksud terselubung. Apalagi kamu. Kalau kamu bukan bagian dari keluarga Hardana, mungkin aku akan mengecapmu sebagai pria bajingan.”
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai good lies
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status