Pelabuhan Terakhir
"Boleh aku mengisi ruang hatimu?"
Kulihat matanya melebar karena ucapanku.
"M-maksud Gus Azzam, apa?"
"Aku ingin menjadi orang yang mengisi hatimu. Boleh?" tanyaku penuh harap.
"Ta-tapi ke-kenapa?"
"Karena satu alasan," jawabku tegas.
"Apa?"
"I LOVE YOU," jawabku lembut tapi tegas.
Caca hanya menatapku dengan mata yang polos sepolos dirinya. Duh, boleh aku peluk gak sih.