Kamu & Aku di Radio Cinta
Mataku kini basah, bahkan sudah jatuh membasahi pipi
"Oke, kalau kamu sudah mendengar semua percakapanku dengan papaku, berarti kamu sudah tau apa hubunganku dengan Hisyam. Lelaki yang mengantarmu pulang, lelaki yang mengajakmu makan siang, oh ya satu lagi, lelaki yang telah mengatakan cintanya padamu!"
Kini Hamish berkata lirih dengan tatapan tajam menusuk hatiku, ibu jari yang sedari tadi menunjuk wajahku seakan menjadi bukti bahwa aku benar, dia mencintaiku! Sorot matanya kini berubah, matanya memerah, ia menahan tangis. Raut cemburu terlukis jelas di wajahnya, ia bisa berbohong lewat kata-katanya, tapi tidak dengan matanya.
Deg!
Hot Chapters