Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shen Xiao

Shen Xiao

ujar Shen Xiao begitu santainya. Wajah Xin Xin seketika merah, merah perpaduan antara marah dan malu. Berusaha tak menunjukkannya, Xin Xin berbatuk pelan. "Ekhem! Tuan Shen, kau tahu kan tempat seperti apa rumah bordil ini?" Shen Xiao mengangguk.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

erang Guan Yi, suaranya melemah. Xu Ting menatap Xuan Li dengan cemas. “Apa kau yakin bisa mengendalikannya?” “Diamlah,” jawab Xuan Li tajam, meski dalam hati ia pun merasa ragu. Tetapi mundur bukanlah pilihan. Ia merogoh kantong lain dan mengeluarkan pil herbal kecil berwarna hijau tua. Pil itu adalah Pil Penenang Jiwa yang ia buat sendiri. Dengan hati-hati, ia memasukkan pil itu ke mulut Guan Yi.
9.860.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

"Tunggu... Gurumu yang bernama Xuan Chen itu, apakah dia selalu membawa labu anggur di pinggangnya?" Wilson Xia mengangguk tanpa ragu. "Benar, guru saya selalu membawa labu anggur ke mana-mana." Tubuh Kakek Chan semakin bergetar tak karuan, seolah-olah gunung berapi yang siap meletus. "Lalu apakah kultivasi mu bisa pulih kembali karena dia memberikan anggur yang sering dia minum?" tanya Kakek Chan lagi dengan suara bergetar.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Melawan Kehendak Dewa

Melawan Kehendak Dewa

Kata Xun Er dengan nada merengek. " Eh...?" Ling Yan terbangun dari pemikirannya dan melihat Xun Er yang memiliki ekspresi memelas. " Tidak, minuman ini tidak diperbolehkan untuk diminum oleh anak kecil sepertimu. Xun Er harus berumur 20 tahun sebelum boleh meminumnya!" Jawab Ling Yan dengan nada tegas. " Tapi Xun Er sangat haus sekarang... Apa masih tidak boleh?" Ujar Xun Er dengan nada memelas.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Gadis itu membawakannya segelas es teh manis dan bakso pesanan Rea. "Apaan sih lo, bar-bar banget. Kalo tiba-tiba jantung gue turun ke pinggang gimana?" Ara tergelak mendengarnya. Dengan enteng tangannya menoyor pelan pipi Rea. "Tenang aja, nanti gue jepit pake jepitan jemuran biar jantung lo nggak turun. Lagian lo yang apa-apaan, hah? Belum ada setengah hari udah ngelamun. Balik dari Yogya langsung bawa setan lo?"
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

“Aku akan meminumnya, tapi, jawab dulu pertanyaanku. Siapa itu Xue Yun?” Melihat ketenangan Shen Shen dalam berbicara, Shifu mulai menyimpan rasa khawatir yang besar. Ia mencoba berhati-hati memilih jawaban agar tak menyinggung gadis tersebut. “Xue Yun adalah sosok tabib terkenal di Benua Bintang Timur. Mungkin Nona Shen pernah membacanya di buku sejarah dan atau pernah melihat lukisan beliau sebelumnya.”
9.41.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.2K kali sebagai gu xun er
Tampilkan Ulasan (553)
Baca
+Pustaka
Beyza M
turut berduka cita atas meninggal nya novel "penguasa benua timur" semoga tenang di alam sana. dan juga buat pencipta nya, moga" di beri ke ampunan atas kelalaiannya menulis novel ini yg sudah terkatung"
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Rasa hangat dari Huang Qi dan jahe kering yang diracik Tabib Xu mulai menjalar, melawan racun dingin yang membekukan aliran darahnya. Di sudut lain, Tabib Xu juga meminumkan obat pada seorang pemuda yang mengigau. Gerakan mereka bertiga, di tengah wabah yang mematikan, menjadi satu-satunya kehidupan yang menerangi Desa Lu sore itu. ***
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

arkan sebuah kotak seukuruan telapak tangan dari dalam jas miliknya lalu menyerahkan kepada nyonya shin.. "apa ini?" Tanya nonya shin sembari membuka kotak tersebut yang didalamnya berisi sebuah kotak giok dengan ukiran Xuan Wu dibagian tutupnya.. jika kalian tidak tau Xuan Wu.. itu adalah salah satu dari empat hewan suci dalam legenda yang sangat terkenal dengan pertahanan yang tidak dapat ditembus.. selain itu ia juga memiliki umur yang sangat panjang.. shen long menjelaskan bahwa isi dari kotak giok itu adalah cream peremajaan yang berfungi untuk mengahaluskan kulit dan membuat penggunanya nampak beberapa tahun lebih muda.. cream tersebut juga dapat menghilangkan kerutan dan bekas luka di
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Murid-murid menahan napas menyaksikan proses itu, seperti sedang melihat sesuatu yang luar biasa. “Xuyan Zheng,” ucap Lin Qian lantang, “adalah penyakit yang menyerang rahim perempuan, melemahkan darah dan memunculkan nyeri pada pinggul serta perut bagian bawah. Ramuan ini menyeimbangkan aliran darah dan memperkuat tubuh, bukan racun.” Ia menuangkan ramuan itu ke mangkuk kecil, lalu menatap Kaisar. “Izinkan saya memberikannya langsung pada Putri Wang Li Hua.”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

Kabut tak lagi seperti kabut biasa, dan embusan angin membawa aroma asing—sesuatu antara logam panas dan bunga layu. Yu Ruyan terbangun lebih awal. Ia menatap ke arah Wang Xuan yang duduk diam di atas batu datar, tubuhnya diselimuti kabut ungu kehitaman. Ia tampak tak bergerak, tapi udara di sekitarnya… bergetar halus. Ruyan mendekat perlahan. Jantungnya berdetak tak menentu. > “Qi itu... berubah.”
913 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai gu xun er
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status