Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Ruthless Mafia

The Ruthless Mafia

Ada jamur tampak muncul di permukaan. “Jangan berpikir kau menikahi seorang don. Maka, kau bisa melakukan apa pun yang kau mau. Kau dimaafkan hanya kebetulan wajahmu terlalu cantik. Andai saja aku diberi izin untuk menyentuhmu, gairahku tidak akan segan – segan menyetubuhimu dengan brutal di sini.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Hal itu menjadi bukti jika dia sudah cukup lama dibuat pingsan. "Ini akan menyenangkan. Aku diminta menghabisimu selambat mungkin. Tapi kau cantik, Nona. Mungkin aku bisa mempertimbangkan cara lain agak rasanya lebih seru dan menyiksa." Ujar pria itu dengan tawa jahat yang berderai mengerikan. Misha merasakan tubuhnya dirambati dingin karena ketakutan. Dia memandang ke arah penculiknya yang bertubuh besar dan berkulit agak hitam itu dengan ngeri dan marah.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Perfect Obsession

Perfect Obsession

Membayangkan Aleandra berada di atas pangkuannya, mencumbu wanita itu dengan liar saat dia beralih melihat sofa membayangkan kembali bokong Aleandra yang dia remas dengan gemas saat dia memasuki wanita itu hingga mendesah saat mencapai klimaksnya. Dia memijat pelipisnya sambil menggeleng, dia merasa seperti pria tua yang mesum. Dia memilih masuk ke kamarnya, tempat semalam dia kembali membuat Aleandra terlihat seksi dengan desahannya saat dirinya berusaha memuaskan wanita itu. Bayangan wajah Aleandra yang memejamkan mata saat menikmati permainannya kembali terlintas.
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Deceitful Love

Deceitful Love

ujar Rosa, kemudian menaruh kembali buku menu di meja. "Katakan ada hal menarik tak di perusahaan Kak Susan?" "Gak ada, cuma lihat wanita-wanita seksi dengan pakaian kerja ketatnya." Rosa menyengir tanda tidak suka, "Kenapa yang dilihatnya kayak gitu, Bang?" Esa tertawa lepas, "Kelihatan, kok, gak sengaja. Masa saya harus turup mata."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Bad Actor

Bad Actor

Jawab Bryan yang kelewat tenang. Karina mendengus kesal. Kenapa wajah Bryan benar-benar datar dan dingin tanpa rasa bersalalh. Padahal Tindakan Bryn semalam bisa dibilang Tindakan pidana pelecehan seksual, memanfaatkan keadaan gadis yang tak sadar serratus persen. “Mas tau gak, aku semalam dalam keadaan mabuk, dan mas sadar penuh. Tindakan mas itu udah masuk sexual harassment tau!”
3.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Gerald's Obsession

Gerald's Obsession

gumam Gerald sembari menghentakkan pinggangnya membuat Viola mengerang sembari memejamkan matanya. Sementara itu, pagi hari ketika Dafa berniat untuk berangkat bekerja, Dafa mendapati seseorang mengirim email padanya. Email tersebut ternyata berisi file video yang mencurigakan. Dafa pun membukanya dan terkejut bukan main saat melihat apa isi video tersebut. Ternyata, itu adalah video rekaman di mana Gerald dan Viola tengah dimabuk cinta dan gairah. Dafa mengetatkan rahangnya dan saat itu pula dirinya membanting ponselnya hingga hancur lebur. “Dasar bajingan! Aku benar-benar akan menghancurkanmu!” teriak Dafa dengan urat-urat yang menonjol di sekitar lehernya.
1036.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as guilty pleasures
Read
+Library
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Aku berkedip setelah berpikir sejenak. Mereka membawaku pergi dari peti mati, jadi itu dianggap sebagai penculikan, bukan? Mata Felix menyipit, dan setelah membuat catatan singkat di bukunya, dia bertanya lagi, “Apakah mereka melecehkanmu?” Aku berkedip lagi. “Bajingan!” Felix mengepalkan tinjunya dengan marah. Tiba-tiba dia bertanya lagi, “Lalu, apakah kematian mereka ada hubungannya denganmu?”
5.4K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

“Yang benar aja? Aku ini pengacara? Masa’ pake parfum ... jadi beli apa kamu tadi?” “Bubble gum.” “Bubble gum!” Wahyu mendesah frustrasi. “Apa kata orang kalau mereka nyium—” “Kata orang atau kata cewek?” pancing Anggun terkikik melihat wajah kesal Wahyu. “Kamu—”
10120.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as guilty pleasures
Show Reviews (52)
Read
+Library
App Putri Chinar
awalnya mau baca takut karna gambar sampulnya serem.ada ularnya.eehhh giliran baca rasanya candu banget,bikin penasaran,bikin deg2an. sukses selalu kak kanietha.salah satu othor kebanggaan ku sekarang ini...
Naniek
Awalnya cerita ini bagus.. tp lama2 kok spt diulur2 aja. Lbh baik segera diakhiri dan bikin cerita baru. Sebuah cerita ndak hrs panjang, Gak sampe 100 episode pun kalo ceritanya bagus, padat dan tdk bertele2 justru akan dikenang bahkan bisa dibaca berkali2 meskipun udh tamat.
Read All Reviews
Betrayal

Betrayal

“Aku tidur di kamarmu.” Callis masih terdiam di dalam kamar mandi. Dirinya merasa gugup harus satu kamar dengan Victor. Kenyataan mereka satu kamar sekarang membuatnya—secara tidak sengaja—mengingat malam itu. Walaupun samar, Callis masih mengingatnya. Malam itu, di bawah pengaruh obat perangsang, Callis menikmatinya. Namun saat pagi menjelang, Callis terbangun dengan penuh penyesalan dan setelah itu dirinya menemukan bahwa dia telah dijebak. “Callie, keluarlah. Kau sudah satu jam di dalam sana.” Callis mendengar ketukan pintu.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as guilty pleasures
Read
+Library
Gairah yang Terlarang

Gairah yang Terlarang

Di sudut lain kota, Marcus Devereaux duduk di ruangan VIP klub malam yang mewah. Musik yang berdentum keras dan lampu neon yang berkedip tidak mengalihkan perhatiannya dari minuman di tangannya. Di sekelilingnya, wanita-wanita berpakaian glamor bersandar, tertawa, dan berusaha menarik perhatiannya. Tapi pikiran Marcus sedang melayang jauh dari kegemerlapan malam itu.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as guilty pleasures
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status