Cincin Pemikat Jodoh
Kemudian menggosok-gosok dagu, gesture ketika dia sedang berpikir keras.
“Mau yang manis, tapi enggak benar, atau yang jujur, tapi agak pahit?” Pria itu melirik sambil tersenyum jail.
Masih dengan kadar senyum yang tidak berkurang se-senti pun, Gita menjawab diplomatis, “Actually, I hope to hear a sweet compliment for my sister, tapi yang enggak fake, sih, Bang. Sayangnya, you didn’t give me that choice.” Gita menjeda dengan tawa halus. “So,” dia berhenti lagi dan manggut-manggut, “tell me anything about it.”
Bab Populer