Diuber Janda
Mbak Katini
"Bang Amin, kesepian gak sendirian di rumah? Lagi ngapaian? Kue pisang saya enak ga?
Jihan
Banyak sekali deretan nama yang mengiriminya pesan malam ini, pesan dari Jihan yang paling akhir ia buka. Ada setitik gembira di hatinya, saat Jihan pertama kali yang mengirimkan pesan.
"Bang Amin, saya mau kasih jawaban. Saya tunggu besok jam 12 siang, di restoran pizza h*t di mal A, ya Bang."
Tiba-tiba saja ia merasakan gerah yang luar biasa, membayangkan akan ketemuan di mana, tentulah ia kembali harus menyediakan uang paling sedikit dua ratus ribu. Uang yang harus ia kirimkan pada ibunya di kampung tak mungkin ia pakai. Sedangkan persediaan uangnya mulai menipis, karena sedari kemarin,
Hot Chapters