Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AFRAID

AFRAID

Hantu perempuan berwajah pucat menatap ke arah Alina dan Haris dengan tatapan tajam dan kosong. Kepala hantu perempuan itu menoleh ke kiri dengan bekas jeratan di leher yang masih tampak terlihat. Dia berdiri di atas sebuah pohon besar dekat danau. “Ris, itu kayaknya si mbak bunuh diri, deh,” cicit Alina.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Malam Panas dengan Atasan Mantan

Malam Panas dengan Atasan Mantan

’, yang lain mirip monyet berwarna hitam, tinggi, bertaring, dan tampaknya butuh skincare yang banyak supaya putih dan glowing. Juliet malah sibuk berpikir, “Bagaimana ya perasaan ibu dari para hantu ini? Apakah mereka bangga? Atau justru sedih anaknya harus gentayangan selamanya tanpa tahu apa yang mau dilakukan untuk masa depannya? Hah! Apakah mereka punya masa depan tersendiri?”
1084.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

“Hai, tidak semua manusia berbuat seperti...” Belum genap Danu menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba datang hantu lain yang sama persis dengannya. Yang membedakan antara hantu pertama dan hantu kedua hanya matanya. Mata hantu kedua terletak di dagu, sehingga hampir gandeng dengan mulutnya. “Hai, kenapa lama sekali kau tidak pulang?” tanya hantu yang baru datang kepada hantu pertama.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai hantu muka rata
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
Raja Hantu Kegelapan

Raja Hantu Kegelapan

Ukuran peta itu, walau dengan skala kecil, ukuran fisiknya tidak bisa diremehkan, hampir menutupi meja. Rostav kemudian menjelaskan bagaimana cara membaca peta ini, "kita sedang berada di titik koordinat ini. Sesuai dengan koordinat di kompas dan di peta. Kita sedang bergerak ke arah utara, walaupun sebenarnya tujuanku adalah pergi ke sini," dia menunjuk sketsa Hutan Akar Malam Abadi. Cia mengikuti arah tunjuk Rostav dan mengangguk. "Tapi, jarak kita dengan Hutan Akar Malam Abadi bisa dibilang masih sangat jauh. Peta ini menggunakan skala 1:1.000.000. Kau tahu maksudnya?"
322 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Hantu itu berada di dalam kaca, tidak mungkin Dika salah lihat. “Rel, di dalam kaca itu ada hantu!” ujar Dika. “Hantu apa? Tidak ada apa-apa juga!” sahut Aurel, dia tidak melihat apa yang Dika lihat. “Benar, Rel, aku tidak bohong!” ujar Dika berusaha meyakinkan. “Iya, aku percaya tapi...” kata-kata Aurel terputus. “Kenapa kalian masih di sini? Tidak enak sama tuan rumah!” Misa datang dengan sedikit marah dan kesal.
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

Intan mencengkram kuat bahuku, disusul dengan tangisannya yang mulai pecah. Hantu muka rata sekarang ada di belakang kami. Wajahnya tak memiliki hidung, bibir, dan mata. Wajah itu hangus seperti korban kebakaran. Wangi sangit dan daging terbakar begitu menyeruak. Intan langsung muntah, mungkin tidak tahan dengan baunya. "Mukaku ke mana, kalian liat tidak?" ucap muka rata itu. "Kabuurr ...." Irma langsung menarik tanganku dan Intan. Kami berlari memasuki kebun jagung. Semakin dalam kami memasuki area kebun jagung.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Unit Hantu menyelinap masuk ke sebuah rumah kayu terdekat. Mereka membuka pintu perlahan. Gerakan mereka nyaris tanpa suara. Di dalam, seorang wanita tua kurus dengan punggung membungkuk tersentak kaget. Ia mundur ketakutan. “Jangan bunuh aku … aku tidak punya apa-apa lagi …” cicitnya. Ren mengangkat tangan, memberi isyarat agar timnya tidak agresif. Guan melangkah maju perlahan, menurunkan tudung kepalanya.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

Mereka bahkan tidak mencurigai apapun. "Iya mendingan ikut kita saja. Daripada nanti di sini diganggu oleh hantu!" "APA HANTUNYA SEPERTI INI, BANG?" Perlahan kepala wanita yang menunduk itu pun akhirnya terangkat. Seketika mereka bertiga langsung terlonjak hingga tubuh mereka terjengkang ke belakang. "Aaarghh, setaaann!" Sosok hantu di depannya sangat begitu menyeramkan. Tidak memiliki bola mata, hidung yang rusak dan bibir yang sampai menyentuh telinga.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Pesona Hantu CEO

Pesona Hantu CEO

"Itu—itu bukan salahku! Tadi ada hantu di sini, dan aku coba mengusirnya, aku bersumpah!" "Jangan mulai dengan omong kosong itu! Hantu apa? Kau hanya mencari alasan untuk bersikap kasar padaku kan?!" tuduh Bu Martha. Ibunya tirinya ini mendekat dengan wajah merah padam. Nampak kemarahan membara di sana. Ayah Roura muncul di belakang ibunya, tampak bingung dengan keributan itu. "Apa yang terjadi di sini?" tanya Pak Mike dengan marah.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

"Hantu itu akan bangkit dari dasar laut. Tanpa nama. Tanpa wajah. Tanpa ampun. Mulai besok pagi, buat duniaku runtuh, Anton." "Dimengerti, Pak Arka."
15.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai hantu muka rata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status