Demi Harga Diri
Banyak kaum adam yang memuji kecantikannya, dan tak sedikit pula kaum hawa yang merasa iri dengannya.
"Oh, tuan putri sudah datang rupanya," celetuk seorang wanita paruh baya, yang kini sudah berdiri di depan Ara. Mau, tidak mau, Ara pun menghentikan langkahnya, demi meladeni wanita dengan penampilan yang serba mewah di hadapannya kini.
Tak lama setelahnya, dua gadis yang seumuran dengan Ara menyusul wanita tadi, dan masing-masing berdiri di samping kanan, dan kirinya. Tatapan remeh dilayangkan oleh dua gadis tersebut pada Ara.
Hot Chapters