Hati yang Kau Sakiti
Lita tersenyum puas, saat tahu bahwa usahanya berhasil.
Di sisi lain, Kiran terbangun dengan rasa haus yang tiba-tiba. Ia meraih gelas yang ada di atas meja di samping tempat tidurnya, namun saat diangkat, ia menyadari bahwa gelas itu sudah kosong. Dengan malas, Kiran menyibak selimut dan perlahan turun dari kasur. Pandangannya menyapu sekeliling kamar, tetapi ia tidak melihat keberadaan suaminya. Sedari tadi, Arka memang tidak ada di kamar, namun Kiran tidak terlalu memperdulikannya. Akhir-akhir ini, hubungan mereka semakin renggang, dan Kiran sudah mulai merasa masa bodoh dengan keadaan itu.