Hati yang Kau Sakiti
Lita menoleh ke kanan dan ke kiri, memastikan tidak ada yang melihatnya.
Setelah yakin situasi aman, Lita dengan cepat membuka obat itu dan menuangkan isinya ke dalam gelas susu yang telah ia buat. Ia mengaduk susu itu sekali lagi, agar obat tersebut larut. "Kiran, kamu sudah membuatku menderita selama ini," gumamnya pelan, sambil tersenyum smirk, "sekarang, giliranmu."
Lita membawa gelas berisi susu itu kembali ke ruang TV, di mana Kiran masih asyik bermain dengan Anabul dan Milo, dua kucing kesayangannya yang selalu setia menemani.