Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir
“Kalau begitu… ini untukmu, Leo.”
Leo menerima kotak makan itu dengan dramatis, seolah mendapat hadiah besar. “Wow! Terima kasih, Anisa! Kau penyelamatku! Aku janji akan makan habis tanpa sisa.”
Leo langsung membuka kotak makan itu. Aroma nasi goreng, ayam goreng, telur mata sapi, sayur rebus, dan perkedel yang dibuat ART pagi tadi langsung memenuhi udara. “Wah, enak banget! Noah, kau nggak nyesel nolak ini? Nih, lihat, aku makan duluan!” serunya dengan suara sengaja keras, membuat beberapa teman menoleh kearah Leo.
Hot Chapters