Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Mengapa semakin dekat waktu kelulusannya, ia makin tidak bersemangat? Absence makes the hearts grow fonder -ketiadaan membuat hati makin suka, konon. Namun, kini Ben menyadari, ketiadaan lebih membuat hati menjadi tawar. Mereka sudah berada di dalam rumah. Percikan bunga api beterbangan dari kayu cheddar yang terbakar di perapian. Memecah hening. Wangi khas kayu yang segar memenuhi ruangan bernuansa abu-abu muda itu.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Semenjak punya motor baru, Bu Bondan selalu mencibir bila aku lewat di depan rumahnya, mana pula tak ada jalan lain, hanya itu satu-satunya jalan. Akan tetapi nasihat suami supaya jangan dipedulikan masih bisa kujalani. Apapun katanya, pura-pura saja enggak dengar.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

Di dunia yang baru dan kejam ini, hanya ada satu aturan: teruslah bergerak. Tiba-tiba, sebuah suara menembus desau angin dan gemerisik daun yang monoton. Suara gemuruh yang konstan dan ritmis. Bukan suara monster, bukan pula suara badai. Itu adalah suara air, banyak air yang jatuh dari ketinggian. Penasaran dan didorong oleh sisa-sisa harapan terakhir, Ling Yue mengangkat kepalanya. Pandangannya yang kabur karena kelaparan mencoba fokus. Di kejauhan, menembus selubung kabut, ia melihatnya.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Angin laut membawa aroma asin yang menenangkan. Ia menyusuri jalan kecil berdebu, mendengar deru ombak dari kejauhan — suara yang dulu membuat Damar berkata, “Kalau nanti kamu nggak tahu arah, denger aja suara laut. Dia bakal bawa kamu pulang.” Kalimat itu kini menggema lembut di pikirannya. Tapi kali ini, “pulang” tidak berarti kembali ke seseorang.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG

ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG

Hening. Hembusan angin terasa dingin menyentuh kulitku hingga sampai terasa ke sendi tulangku. Aku terdiam dan hanya bisa membisu. Bibir dan lidah ini terasa kelu untuk bergerak apalagi untuk mengucapkan kata.
1079.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
PENGUASA ELEMEN MUTLAK

PENGUASA ELEMEN MUTLAK

WUSSSSH. Sebuah hembusan angin kencang tiba-tiba muncul dari telapak tangan Kaelen. Angin itu bukan sekadar angin biasa, melainkan aliran elemen yang terkonsentrasi. Bergerak cepat dan tajam. Angin itu menghantam bola api milik Rian. Kemudian memecahnya menjadi percikan kecil yang padam seketika, dan berlanjut bergerak maju menuju Rian sendiri.
279 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
Another Eye

Another Eye

-𝚙𝚛𝚎𝚜𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚏𝚘𝚛 𝚢𝚘𝚞- 𝙶𝚘𝚘𝚍 𝚁𝚎𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐 - "Hah.. Hah.." Hembusan nafas kelelahan itu menyatu dengan dinginnya udara, membentuk kepulan asap tipis di antara wajah pucat seorang bocah yang sudah begitu rapuh.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Hasan membelai lembut pucuk kepala Sari yang sudah basah oleh keringat. Hasan sangat tak tega melihat keadaan Sari. Dia juga ikut menangis, apalagi dia tak bisa berbuat apa-apa, selain memberi semangat pada Sari. Nyi Baisucen juga menyediakan air di ember besar. Air itu diberi banyak bunga yang memiliki wangi yang tajam, seperti Melati, Mawar, Kantil dan beberapa jenis bunga lainnya. Juga ditambah dengan minyak kasturi.
9.312.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai hembusan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status