Luka yang Disembunyikan Istriku
"Hati-hati, Sayang. Dewi, Mama titip Ani, ya. Kamu jagain dia, jangan sampai ada yang sakiti hati dia lagi."
"Pasti, Ma." Mbak Dewi tersenyum sambil menganggukkan kepala.
Mama memelukku. Kami sudah menyembunyikan hal ini, membuat rencana matang. Sekarang sudah saatnya. Aku memejamkan mata, mengusap punggung Mama.