Series Hutan Larangan
“Ngawur, kau, mana boleh di sini. Ingat kataku kalau ketahuan kalian berdua bisa kena penggal. Semua yang bekerja dan jadi selir termasuk jadi babu, hidupnya sudah dibeli oleh demang. Dia tak suka tinggal tebas saja lehernya. Demang masih paman raja yang sekarang, kalau aku tak salah, ya, makanya dia sangat berkuasa dan ditakuti penduduk. Dia sering merampas hasil panen, tapi tak ada yang bisa melawan.”
“Cepatlah kau mati tua bangka, menyusahkan orang saja hidupmu.” Weni tak pernah sadar bahwa apa yang ia ucapkan sekarang bisa jadi terwujud karena makhluk yang menghuni tubuhnya. Bisa cepat atau lambat, tergantung takdir ramah atau tidak pada Demang Ranu.
Dua sampai tiga hari kemudian, Damar
Chapitres populaires