Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

ujar Malawati dengan suara keras pada tiruan-tiruan Limbur Kancana yang tengah melompat di dahan-dahan pohon. “Apa yang kau lakukan, Malawati?” tanya Dharma. “Aku hanya memberi tahu tiruan-tiruan itu agar dia segera memberi tahu Pendekar Hitam.” Sementara itu, Galih Jaya segera melompat ke bawah, mendekat pada para pendekar yang berjaga di sekitar gua. “Segera kabarkan secepatnya pada semua pendekar bahwa penyusup itu sudah berhasil ditangkap.”
9.4223.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai hikayat malim deman
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
TAWANAN CEO KEJAM

TAWANAN CEO KEJAM

Panggil Kaisar, berharap agar Adelia segera membuka mata dan melihatnya meski dengan ketakutan. *** Pukul 19:00, Milan. "Saya sungguh tidak menduga, jika Kaisar Argantara akan melakukan tindakan keji seperti itu, Tuan." Demian mengetatkan rahang. Bukan karena ucapan tangan kanannya, tapi karena bait demi bait kata yang ada pada lembaran informasi di tangannya. Demian juga tak ingin membantah ucapan tersebut, karena memang benar adanya. "Dia sudah keterlaluan." Gumam Demian yang masih didengar oleh tangan kanannya.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

Tawa yang keras, menggema, penuh dengan kebencian dan penghinaan. "Hahaha! Membalas dendam? Untuk si pecundang itu?" Boris terus tertawa hingga air mata keluar dari sudut matanya. "Kau pikir dirimu siapa bisa menggertakku, hah?!" "Aku adalah Malaikat Maut," Evan menjawab dengan nada yang semakin dingin. "Tugasku mengeliminasi sampah yang menyiksa orang lemah untuk merasa kuat sepertimu. Pengecut yang bersembunyi di balik liontin ajaib."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Sultan

Rahasia Malam Sultan

Dari atas ketinggian koridor lantai dua paviliun utama, Sayyid Malik tampak sedang berdiri tegak sembari mengamati dari kejauhan. Sepasang matanya yang culas bergerak, menyaksikan bagaimana ketakutan mistis telah berhasil meracuni akal sehat seluruh pelayan. "Sebuah fitnah yang dirancang dengan rapi..." batin Malik sembari menyunggingkan seulas senyuman tipis sinis. "...seiring berjalannya waktu akan menjadi semakin sulit untuk dibedakan dari sebuah kenyataan oleh otak manusia bodoh."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

“Bunda hanya bercerita pada Mama-nya Anael kalau kau akan pulang. Setelah itu mereka segera melamarmu di hari kau pulang. Lebih cepat, lebih baik mengingat usia kalian saat ini. Dan Bunda menyetujuinya.” “Dan padahal tidak ada yang lebih tahu dari Bunda – dengan cara yang amat sangat memalukan – kalau aku sempat tergila-gila dengan adik tertuanya?” Fayla memperbaiki duduknya. Menatap bunda lekat-lekat. Bunda mendengus geli. “Astaga. Kalau Bunda mengingat hari itu lagi... Buku diary-mu. Deva bahkan masih hafal isinya.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Jari-jarinya meremas kain putih itu begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Di belakangnya, dua orang anak buahnya berdiri dengan wajah pucat. Mereka sudah mencari sejak tengah malam, sejak mendengar kabar bahwa Lylia, telah melompat dari tebing timur Kuil Pemurnian. Panglima Kael, tangan kanan kepercayaan Sang Raja Iblis, maju selangkah dengan ragu. "Yang Mulia... kami sudah memeriksa seluruh dasar jurang. Tidak ada tanda-tanda..."
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Buruk Rupa

Legenda Pendekar Buruk Rupa

tegas Bimala. Lima prajurit itu tertawa. “Jika tidak mau, kami terpaksa harus membawamu ke istana dengan cara kami,” ancam salah satu prajurit itu padanya. “Silahkan saja, aku tidak takut,” ucap Bimala. Lima prajurit itu langsung menyerang Bimala dengan pedang mereka. Bimala pun melawan mereka dengan pedangnya. Dia mengayun-ayunkan pedangnya melawan serangan demi serangan dari depan, belakang, kiri dan kanan. Jurus Mengayunkan Anak Kera itu dilakukan degan sempurna oleh Bimala hingga membuat lima prajurit itu kewalahan.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Vampir Tampan

Terjerat Pesona Vampir Tampan

"Maafkan aku. Aku kemari hanya untuk meluruskan sebuah kesalahpahaman." "Bagian mana yang salah paham, hah?! Kalau kau memang pembunuh kan?!" gertak Malta bersungut-sungut. Kini tubuh wanita itu berada tujuh inci di depan Shada. Menghadapi Demian dengan darah yang sudah meletup-letup. "Tidak." Demian menggeleng lemah. "Bagian itu juga salah paham." Lalu tatapan Malta berubah semakin garang. "Apa! Tidak mungkin aku salah lihat! Kau yang menggigit leher ibuku! Kau monster!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

“Sama siapa kamu ngelakuin itu?” “Cuma one night stand saat aku mabuk.” “Sama siapa?” Lagi-lagi Diran mengembuskan napas. “Aku nggak tahu siapa namanya. Karena cuma malam itu doang.” Aku meletakkan peralatan makanku di atas piring. “Yakin cuma sekali?” “Aku jujur, Sayang. Itu cuma sekali karena nggak sengaja.”
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

jawab Talang Mayan, “Aku datang ke sini untuk mendengar keluh kesah desa ini. Katakan semuanya kepadaku!” “Oh, kalau begitu, mari duduk dulu!” Demang Desa yang merasa tertekan setiap kali mendengar ucapan Babay kini menjadi lebih santai saat menghadapi Talang Mayan. Dia mulai menceritakan mengenai beberapa orang-orang aneh yang sering kali melintasi bahkan sempat tinggal di desa mereka sebelum kemudian pergi entah kemana. Menurut Demang Raya Keling, mereka seperti pendekar aliran hitam, bukan perampok atau sejenisnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai hikayat malim deman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status