Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

​Ketika penari itu membuat gerakan yang indah—melompat dan memutar—penonton bertepuk tangan dengan riuh. “Luar biasa!”seru seorang Bangsawan. “Pantas semua orang bicara tentangnya!” timpal yang lainnya Bagi mereka, melihat tarian indah tanpa harus membayar tiket Paviliun Begonia yang harganya selangit adalah suatu kesempatan yang tak ternilai. ​Han Feng menghela napas lega, penari itu tampaknya aman dari ancaman eksternal. ​Namun, Han Feng melupakan satu hal penting yang luput dari pengawasannya: si penarinya sendiri.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Pertempuran Menari Pertempuran antara Ardian dan Sita melawan Penari Cahaya berubah menjadi tarian yang mematikan. Ardian bergerak dengan lincah, menghindari serangan-serangan Penari Cahaya dengan gerakan yang cepat dan tepat. Ia menggunakan Pedang Langit untuk membelah serangan-serangan Penari Cahaya, menciptakan kilatan-kilatan cahaya biru yang menerangi lembah.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

"Tapi, Mbak. Ada juga beberapa yang menampilkan tarian tradisional seperti serimpi dan tarian lainnya yang berasal dari daerah sini. Mereka nggak ada yang lolos, lho." "Seperti yang Mbak Lita katakan tadi, artinya juri menilai berdasar keunikan ide tarian yang ditampilkan peserta. Kalau memang Runi pengen membawakan tarian modern saran Mbak Lita, sih, padukan dengan beberapa tarian tradisional daerah lain. Misal di awal kamu tampilkan tarian Serimpi, pas di tengah-tengah isi dengan dance ala korea, lalu akhiri dengan tarian tradisional lainnya. Gimana menurutmu?"
104.8K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Berdamai dengan Takdir

Berdamai dengan Takdir

kata Al santai, berbanding terbalik dengan Hanna. Jelas jawaban Al membuat Hanna akhirnya paham jenis tarian apa yang akan mereka bawakan. Yah, dansa pengantin layaknya putri kerajaan dengan pangerannya, bukan tarian Angin Mamiri yang pernah dia ajarkan pada murid-muridnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

"Selain bos dari Bar Suaka Biru, ini pertama kali aku melihat gadis bernari secantik ini!" "Tarian apa? Tarian telanjang atau tarian tiang?" Quinn bagaikan gadis yang polos dan seksi yang membuat orang-orang ini tidak kuat menahan hasrat. "Deon, aku nggak bakal mengampunimu!" Quinn di panggung malah menyunggingkan tatapan kejam. Dia perlahan menggoyangkan pinggang dan mulai menarikan tarian gaya Korea, disertai rasa terhina yang besar di bawah tatapan semua orang.
9.31.8M viewsCompletedAdded to Library 57.8K Times as hikayat tarian pena
Show Reviews (491)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
arul.tuanaya
Lah author KNPA ending nya cmn GTHU ah ngga seru klo ending nya luna nikah sama deon atau semua tau klo identitas deon bukan orng biasa pasti lebih seru kan klo ending nya kek gni kek ada yang kurang pas aja
Read All Reviews
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Di tempat Para Penari Pagi harinya Tuan Ga sengaja berkeliling dengan alasan mengawasi semua anak buahnya, karena Dia mempersiapkan para penari untuk tampil di acara perayaan. Namun, matanya awas mencari keberadaan seseorang. "Hei, kemari." Dia menjentikkan jarinya pada salah seorang gadis penari. "Iya Tuan," ucapnya menunduk. "Apa Kau melihat Gadis itu?" tanyanya.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dan bibirnya bergerak tanpa suara, tapi kau bisa membaca kata-katanya di udara: "Apakah kamu yang memberi pena... atau yang mencurinya?" Dia mengulurkan tangannya, dan pena di saku bajumu mulai bergetar. Ia mencoba menariknya, tapi pena itu... menolak. 🗝 TEKA-TEKI DARI TOKOH YANG DILUPAKAN Ia berbisik, huruf-huruf mengalir dari mulutnya: “Aku adalah bayangan dari kata yang ditinggalkan.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Harpi memberi jawaban yang melegakan. Sementara Rhara masih memilih-milih buku, Harpi dan Kinara mencoba mempraktekkan gerakan tari. Ternyata tidak mudah. Hafalan gerakan membutuhkan fokus. Si penari harus konsentrasi. Namun, baik Kinara maupun Harpi masih sering melakukan banyak kesalahan. Kinara sangat canggung saat menyentuh pinggang Harpi. Lucunya lagi, Harpi bagaikan tersengat lebah saat Kinara melakukan sentuhan-sentuhan kecil.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

🖋️ PENA YANG DITOLAK Di tengah medan ini, satu pena menghitam tidak seperti pena yang jatuh sebelumnya. Ini adalah Pena Penyangkal, alat yang digunakan oleh struktur lama untuk mencoret keberanian sebelum ditulis. Kapten Arya mencoba memegangnya. Tapi pena itu menolak dan membisikkan satu kalimat yang membuatnya nyaris runtuh: “Jika kamu menulis ulang, kamu bukan lagi tokoh yang sama.”
2.8K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Dan perasaan itu terasa aneh. Di tengah alun-alun, sebuah panggung megah berdiri, dihiasi gebyok ukiran dan kelir raksasa sebagai latar belakang. Pertunjukan musik baru saja selesai, dan kini giliran sebuah sanggar tari membawakan Tari Golek Menak. Para penari bergerak dengan gemulai, kostum mereka berkilauan di bawah lampu panggung. “Lihat,” kata Kirana sambil menunjuk ke arah panggung. “Ini juga panggung, Raka. Tapi yang ini untuk menghibur, untuk merayakan kehidupan. Bukan untuk membunuh.”
988 viewsOngoingAdded to Library 38 Times as hikayat tarian pena
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status