ASI Untuk Putra Sang CEO
Amanda semakin senang saja, karena Dareen yang protektif padanya.
"Iya, sayang. Setelah ini aku akan ngegym lagi, biar tubuhku bagus lagi. ASI nya juga mau aku hentikan, nanti aku Konsultasi sama dokter," Amanda menatap bajunya yang basah karena ASI miliknya yang rembes.
"Apa kamu tidak merindukan bayi kamu?" Dareen menatap baju Amanda yang basah karena ASI. Ia sedikit bergidik melihatnya. Pasalnya jika tidak di pompa, pastilah ASI itu terasa sangat menyakitkan.