Aku Bukan Orang Ketiga
Wajah Reza masih tenang, aku sulit menebak ekspresi wajahnya itu, tapi yang jelas dia tidak berbohong, dia tidak marah padaku, memang mana pernah dia marah padaku, sejak kami menikah,Reza tak pernah terlihat marah padaku.
"Pulang yuk, udah sore, nanti masuk angin, baju kamu basah." Raih Reza tanganku hingga aku ikut berdiri.
Akhirnya kami pulang, jadilah hari itu tragedi memalukan dengan memakan tiga korban tidak bernyawa, apa lagi kalau bukan satu sepedaku dan dua ponsel, ponselku rusak sudah tidak bisa diselamatkan karena terjatuh tadi, sementara ponsel Reza bagaimana nasibnya, mungkin sudah tertelan lumpur danau buatan itu.