Nice to Meet You Again
Arga selipkan rambut itu ke balik telinga, mengulas senyum sembari menunggu ungkapan istrinya.
"Arga, setiap kali punggungmu berbalik, ada harapan yang aku selipkan di sana, kelak aku bisa menjadi orang yang berdiri untuk menunggu dan kau jemput, hatiku pedih karena waktu itu hanya bisa menjadi bayangan saja. Aku tidak bisa mendengar kata perpisahan darimu, Arga, aku benci ketika kau mengucapkan sampai jumpa dan aku datang kembali, aku ingin kau berkata kalau kau akan di sini selamanya, kau berkata kalau kau senang bertemu denganku lagi hanya satu kali karena kau tidak akan pernah pergi lagi, sungguh, aku tidak bisa," lanjut Meliana.
الفصول الرائجة