Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Bella bertanya kepada Darius, "Apa yang paling kamu takuti?" Darius melihat sekilas poster promosi di pintu toko dan menjawab dengan santai, "Hantu." "Oke, ayo pilih naskah horornya," ujarnya sambil mengambil brosur yang diserahkan petugas. "Coba lihat, mana yang kamu suka? Kita akan membuat naskah horor ala lokal." Darius melihat gambar mengerikan itu. "Kamu ini sengaja, 'kan?"
9.6576.6K viewsCompletedAdded to Library 11.5K Times as horror
Show Reviews (172)
Read
+Library
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Read All Reviews
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

Tidak seperti Prita yang akan menonton film horor jika ada yang menemaninya. "Jadinya kamu pengen nonton apa?" tanya Zafran. "Film ini aja, A." tunjuk Anggi ke arah poster film horor tersebut. "Kamu serius mau nonton film horor? Emang kamu ngga takut?" tanya Zafran memastikan. "Takut, sih, tapi 'kan ada AA Zafran," jawab Anggi bersikap sok imut dan malu-malu.
1056.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as horror
Read
+Library
Aku seniman tattoo

Aku seniman tattoo

Gara gara paul booth akhirnya saya benar benar mempelajari horror dengan tekun, seperti saya menemukan mainan baru, saya benar benar tergila gila oleh paul booth Ternyata menggambar horor tipe paul booth tidak semudah yang dibayangkan, karena itu meruoakan gambar fantasy yang dibubuhi gambar realis yang detail. Lha saya gambar realis aja belum jago ditambah harus dimasukkan unsur horror yang detail dan ekspresif, hasilnya ancur hahahaha.. tapi itulah saya, saya selalu mau terus mencoba dan belajar, sampai bisa pokoknya. Bahkan agar bisa menciptakan gambar horor seperti paul booth saya rela menggambar orang secara gratis asal gam
2.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as horror
Read
+Library
Resent Wolves

Resent Wolves

Bukankah latar film itu adalah sumur yang berada di hutan? Memikirkannya, Cailey bergidik ngeri, ia memeluk tubuhnya saat pori-porinya mulai membesar dengan bulu kuduk yang terangkat ke atas. Jujur saja Cailey tidak pernah takut dengan mafia, preman, ataupun orang jahat lainnya di dunia. Tetapi nyalinya menciut begitu melihat film-film horror dengan berbagai jenis rupa hantu. Apalagi hantu pada film The Ring yang legendaris. Cailey membuang jauh-jauh pemikirannya. Lagipula, hantu tidak muncul pada siang hari bukan?
105.0K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as horror
Read
+Library
CEO DINGIN ITU JODOHKU

CEO DINGIN ITU JODOHKU

Tapi lama kelamaan Doni yang dasarnya memang tidak pernah menonton film horor merasa ini film kok malah semakin menakutkan, selain jumpscarenya yang banyak sosok-sosok hantu di film itupun sangat menyeramkan sekali bagi Doni, Doni pun mulai ketakutan sendiri bahkan sampi parno jika ada sosok tersebut di dunia nyata. Tiba-tiba tangan Doni pun memegang erat tangan Jingga membuat Jingga yang tadinya fokus menonton film langsung menoleh kearah Doni ketika tangannya digenggam dengan sangat erat seperti ini, terlihat wajah ketakutan Doni yang benar-benar takut sepetinya. “Lo takut?” tanya Jingga. “Memang film horor seperti ini ya? Kalau kita mati kita akan jadi setan seseram itu?” tanya Doni.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as horror
Read
+Library
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Tapi, ketika mengalaminya sendiri, sepertinya semuanya mulai terasa lebih masuk akal. Kita menakuti film horor bukan karena make-up hantu setengah hancur itu. Kita bukan takut pada gagasan bahwa mayat bisa kembali hidup. Tapi, kita takut pada apa yang sebenarnya si mayat, si hantu, atau si antagonisnya—apa pun bentuknya—inginkan. Mereka tidak bisa bicara—kebanyakan. Mereka ‘aneh’. Mereka tidak manusiawi.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as horror
Read
+Library
Terpaksa Menikah karena Wasiat

Terpaksa Menikah karena Wasiat

Mila ingin bergerak leluasa, tetapi kanan dan kirinya terdapat Vio dan Sang Mertua, Nyonya Meida yang dihormati penghuni rumah. Sepakat untuk menonton film horor di ruang tamu, mereka berbaring dengan selimut yang menutupi hingga perut. Bukan sosok hantu yang membuat mereka menjerit, tetapi backsound terkutuk yang seringkali disetel bukan pada tempatnya.
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as horror
Read
+Library
The Ghost and I

The Ghost and I

"Ini 'kan ruang kerja yang sangat lengkap. Bahkan sampai ada kamar pribadi. Itu artinya, ada perkakas juga di sini. Kalau di film horor, alat semacam itu digunakan untuk menyerang lakon utamanya." Entah ke mana otak Indira berjalan. Satya mati karena kecelakaan. Bukan akibat dibunuh oleh seseorang yang mengharuskannya menjadi hantu penasaran, untuk membalaskan dendamnya. Memikirkannya saja membuat kakinya bergetar. Apalagi harus diminta melakoni aksi bejat yang berbau psikopat itu. Tidak-tidak. Satya bukan hantu yang kejam. Ia hanya tidak ingin hotel yang telah dirintisnya susah payah ini, harus dipegang pada orang yang salah.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as horror
Read
+Library
Rahasia Terkutuk

Rahasia Terkutuk

Mungkin Rubi masih takut dengan halusinasinya sendiri, batinnya. “Rubi kenapa? Enggak ada apa-apa kok di sana.” “Enggak mau, Kak. Si Rambut Pendek itu seram kayak halloween.” Gelak tawa meluncur dari bibir tebal Diana. Sungguh bukan itu tanggapan yang diharapkan Rubi. Dia tidak merasa sedang bercanda. “Kak Di, dia jahat. Dia sering lihat Kak Diana dari luar.”
108.6K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as horror
Read
+Library
Shadow

Shadow

Bukan boneka yang gadis itu inginkan, tapi kebahagiaan bersama teman-temannya. Bastian mengajak Mauryn dan Luisha bermain tembak-tembakan dan balap mobil. Tentu saja yang menang adalah Bastian dan Mauryn mendapat juara dua disusul Luisha juara tiga. Tidak sampai disana, mereka juga naik roller coster mini yang ada disana dan komedi putar juga masuk rumah hantu. Luisha sangat ketakutan ketika memasuki rumah hantu ditambah Bastian yang terus menjahili Luisha membuat gadis itu terus berteriak tiada henti. Ketika keluar dari rumah hantu, Luisha kesal beda dengan Mauryn dan Bastian yang terus tertawa. Luisha memutuskan untuk istirahat tapi Bastian mengusulkan untuk karaokean. Mauryn menyetujuinya
102.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as horror
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status