Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Pada saat itu, terdengar guntur yang menggelegar di langit, diikuti oleh hujan deras. Langit semakin gelap. Grace bisa melihat cahaya di tempat lain, tetapi hanya di sini yang gelap gulita. Hujan terus mengguyur hingga bahkan tidak terlihat cahaya bulan. Angin dingin membuat pintu dan jendela berderak, seolah-olah terdengar tangisan makhluk halus.
10159.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

Dunianya sudah benar-benar berubah. “Dave,” gumam Davis. Hujan mengguyur semakin deras. Angin berembus kencang, menggoyangkan pepohonan ke kiri dan kanan. Dedaunan berterbangan ke sekeliling. Kilat terlihat di langit.
9.777.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

Bang Juna (Izinkan Aku Memilikimu)

"Abang enggak capek?" Dia menggeleng. Malam penuh kehangatan itu berlalu seperti air yang mengalir. Kali ini, hujan tak kunjung turun meskipun angin bertiup kencang. Guntur juga terdengar agak kurang nyaman dan sering mengganggu tidurku.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 949 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Ternyata sedang hujan sangat deras disertai angin kencang di angkasa langit Jepang malam ini. Air menumpah jatuh hingga melimpah ruah di atas bumi Sakura. Belakangan ini memang acapkali hujan model serupa dan membawa hawa dingin seperti akan membekukan. Sangat dingin menggigit serasa menusuk dalam kulit hingga tembus sampai tulang.
10438.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.9K kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Meihui menoleh, dan Rain mulai membaca pelan: "Ketika hujan pertama jatuh setelah kepergianmu, dia duduk diam di bawah jendela. Aku melihatnya dari kejauhan, dan aku tahu—dia tidak sedang mencari pelangi, dia sedang menunggu reda. Aku tidak datang untuk menggantikanmu, tidak pernah. Tapi jika cintamu adalah hujan yang mengajarinya bertahan, Maka biarkan cintaku menjadi langit yang tak lagi mendung." Meihui menutup matanya. Air matanya mengalir, perlahan, seperti hujan pertama setelah musim kemarau. Tapi kali ini, bukan karena duka. Tangis itu adalah campuran dari rasa syukur, rindu, dan penerimaan. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Rain, tidak berkata apa pun untuk waktu yang lama.
776 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Hujan turun kian deras, angin kencang menggerakan pepohonan. Musim panas telah berakhir menuju musim gugur. Diruangan yang sempit itu Eleanor dan Killian terjebak tidak memiliki tempat untuk bergerak kemanapun, hanya ada suara hujan yang berjatuhan ditemeni cahaya lampu dari handpone yang menerangi kegelapan pekat. Hembusan angin kencang dari luar menggigilkan tubuh Killin yang kini bertelanjang dada.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Sekar menjerit, Satrio terhuyung mundur, dan di udara, suara angin menggila, menerbangkan abu dan serpihan puing, seolah Batavia sendiri sedang terbelah di bawah kaki mereka. Langit Batavia semakin menjerit, seolah langit dan bumi menari dalam kemarahan yang tak lagi mampu disembunyikan. Hujan tak hanya jatuh—ia menghantam, membasahi setiap sudut kota, setiap atap, setiap wajah yang tertinggal di jalanan. Angin yang menerpa membawa aroma darah, mesiu, dan abu, menciptakan simfoni kekacauan yang menggema di udara. Suara api yang berkobar, kayu patah yang retak, dan gemuruh tanah yang bergetar membentuk simfoni kematian yang menusuk hingga ke tulang.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Jalu menyandarkan kepala ke batu sambil ngumpat pelan. “Harusnya mereka lewat sini.” “Tapi malah gak ada.” Hujan makin deras. Angin dingin masuk sampai tulang. Jalu akhirnya makin kesal. “Kita ini sembunyi dari macan…” “…tapi gak sembunyi dari hujan sama angin.” Karta langsung nyaut santai. “Ya tahan aja pake prana.” “Segini doang ribet amat.”
10880 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Deviant Love

Deviant Love

“Duh!” Secepat kilat Windy bangkit. Turun dari kasur dan langsung membuka tirai jendela. Langit biru bukan menjadi pemandangan pertama yang Windy dapati. Melainkan awan-awan hitam yang berlomba menyelimuti atap biru bumi. Dugaan Windy benar, bulan sudah memasuki musim penghujan. Selain isi dunia yang akan dibuat basah, cuaca juga akan lebih dingin walau tak ada angin yang lewat.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai hujan angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status