Jerat Cinta Sang Langit
Mata Langit penuh kabut, memandang Bumi butuh lebih.
“Kau tahu, kau selalu membuatku di titik seperti ini?” suaranya parau, Bumi menyunggingkan senyum.
“Hujan,” desisi Bumi lirih. Kembali Langit menarik tubuh semampai itu, mendekapnya erat, mencium bibirnya bertubi-tubi, kemudian melepaskannya.
“Hujanpun kita aman, Bumi,” ujar Langit menatap green house.
ตอนยอดนิยม