Istri Perawan Disangka Janda
“Kenapa kamu terkesan tidak sabar dan buru-buru, Daishin? Apa kamu tidak malu, kamu seperti berniat jadi perusak rumah tanggaku. Kenapa kamu terlalu mengurusi kehidupan pernikahanku? Apalagi urusan intern, urusan di atas ranjang. Selain tidak etis, kamu tidak sopan! Lagipula dari waktu sah menikah, belum genap satu bulan, masih hitungan minggu. Sedang dalam aturan negara, suami punya batasan dan kesempatan hingga tiga bulan. Kamu belum paham tentang nafkah lahir batin dari suami, Daishin.”
Khaisan bicara tajam dengan suara yang tegas dan keras. Mungkin begitu kesal hingga tidak peduli andai suaranya terdengar di segala penjuru lantai dua.
Sazlina membisu. Berusaha abai dengan percakapan mere