Susahnya Jadi Mas Joko
“Ah, kamu. Begitu saja diprotes. Setelah dua puluh empat, dua puluh lima toh?”
“Oh, iya, betul. Lalu setelah itu baru dua puluh enam.”
“Cocok. Karena habis itu barulah masuk ke dua puluh tujuh.”
“Setuju. Selanjutnya dua puluh delapan, kan?”
“Langsung saja ke enam puluh, Ko.”
“Lho?”
“Iya, supaya tidak terlalu panjang ini cerita.”
“Hehe, kamu bisa saja!”
인기 회차