Jiwa Dara yang Terkoyak
Aina memberikan komentar asal, sesuai dengan apa yang sedang terpikir oleh otaknya.
Tasya tertawa getir mendengar komentar Aina, "entahlah, Ai, aku harus bersyukur atau justru menyesal dengan kondisiku saat ini. Yang jelas, bagiku tetap bisa bertahan hidup seperti ini sudah cukup baik. Setidaknya aku lebih merasa waras saat ini.
Kamu pasti sudah tahu kan, apa pekerjaanku? Ya itu lah aku, seorang pendosa, jauh dari kata agama. Pastinya berbeda dengan kamu yang masih suci." Tasya mengakhiri kalimatnya dengan senyuman.
Bab Populer