Mengingat peristiwa kecelakaan pesawat yang melibatkan Tuan Dirga, lokasinya terjadi di sekitar wilayah Pegunungan Bintang, Papua. Daerah ini dikenal dengan medannya yang sangat terjal dan cuaca yang tak menentu, membuat operasi pencarian dan evakuasi menjadi sangat sulit. Ketebalan hutan dan minimnya infrastruktur di sekitarnya juga menjadi faktor penghambat tim SAR.
Dari berbagai laporan yang beredar, titik kejadian diperkirakan berada di ketinggian sekitar 2.800 meter di atas permukaan laut. Beberapa saksi mata dari desa terdekat melaporkan mendengar suara ledakan sebelum melihat asap membumbung dari lereng gunung. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam investigasi, tapi diduga kuat terkait faktor cuaca buruk dan turbulensi ekstrem.