Pernahkah kamu merasa seperti terjebak dalam situasi di mana mantan pasanganmu masih mencoba mengendalikan hidupmu seolah-olah dia adalah bosmu? Aku pernah mengalami hal itu, dan yang kubutuhkan adalah strategi untuk memisahkan emosi dari interaksi. Pertama, aku memastikan semua komunikasi dilakukan secara tertulis atau dengan saksi. Ini membantuku menghindari manipulasi verbal.
Kedua, aku belajar mengatakan 'tidak' tanpa penjelasan berlebihan. Aku menyadari bahwa mantanku selalu mencari celah untuk berdebat, jadi jawaban singkat dan tegas menjadi senjataku. Terakhir, aku membangun dukungan dari teman-teman yang mengerti situasiku. Mereka sering mengingatkanku bahwa aku tidak sendirian dalam menghadapi sikap arogannya.