Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Semuanya tak lepas dari pengamatan Diva. "Jangan maksain diri buat ingat. Mama yakin suatu saat ingatan kamu pasti balik. Kamu pasti bakalan ingat siapa diri kamu, siapa Mama, siapa Papa bagi kamu. Buat sekarang, Mama udah lega kamu baik-baik aja, udah nggak koma atau sakit kepala kayak dulu lagi."
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Ia tidak ingin dianggap lemah. Malam itu, di bawah pendar lampu tidur yang temaram, Arkan menyadari bahwa ingatannya bukan sekadar hilang. Ingatannya sedang berteriak, mencoba memberitahunya bahwa ia telah meninggalkan separuh jiwanya.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

"S-Sebelum Michael datang, kau ingat?" Anna terdiam sebentar lalu segera teringat oleh kata-katanya saat Brandon mengajaknya untuk mengulangi semuanya dari awal. 'Asal kau tau ya, sejak beberapa hari yang lalu, aku sudah—' Kalimat itu seketika terputar kembali dalam benak Anna. "Astaga bahkan Brandon masih mengingat ucapanku saat itu," pikir Anna dalam hati.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

Indikasi Pasien: Gold Field Syndrome/Amnesia Anterograde. Sofie menyukai bunga. Ia bahagia berlari dan tertawa ke sana-kemari sambil mengejar anak burung merpati yang belajar terbang di luar rumah. Dia memetik satu dua bunga kerangka. Simpan kata dia. Sofie menempel bunga kemudian menulis sendiri pada Jurnal Ingatan: sssssoooffffiiiee sssuuukkkaa bbbuuunngggaa
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

"Itu bukan hal penting. Tak perlu kau pikirkan. Tapi kalau nanti kita berhasil menciptakan obat penawar, kamu akan meminumnya?" Aku menatapnya sejenak. Dia tampak gugup. Aku pun bertanya, "Kenapa? Kamu ingin aku mengingatnya lagi?" Ia buru-buru menggeleng. "Tidak! Yang kamu lupakan bukan sesuatu yang baik. Jika bisa, aku ingin kamu melupakannya selamanya." Aku mengangguk dan tersenyum. "Baik. Aku akan mengikuti katamu."
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
I Can See You

I Can See You

“Tidak ada lagi.” “Coba ingat, sedikit lagi saja.” Yoan tidak sadar dirinya sedang coba mendesak hal yang sulit bisa terjadi, di saat seseorang tidak bisa mengingat yang sebenarnya juga ingin mereka ingat. “Aku tidak bisa,” geleng Ivory dengan muramnya. Jika bisa, mungkin dia tidak akan pernah merasa kesulitan dengan ingatan samar ini. “Kau bisa.” Yoan memberinya semangat.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Serpihan Kenangan

Serpihan Kenangan

Sama sekali tidak ada bedanya. Tapi aku tak bisa bohong menyembunyikan kekecewaanku terhadap diri sendiri sebab tidak dapat mengingat bahkan meski sekilas salah satu momentum tersebut. Yang lebih aku khawatirkan adalah mungkin Bryan sesungguhnya sudah meletak ekspektasi terhadapku dan berharap dengan melihat semua kenangan tersebut, mungkin akan merangsang ingatanku untuk kembali. Apa Bryan akan kecewa denganku?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Eh iya juga sih hehehe. Ya aku cuman mau ngingetin aja sih, siapa tau kan lupa hehehe." "Gak kok mas, aku gak mungkin lupa. Lagian aku juga pengen spend my time only with you hehehe." "Bisa aja sih kamu ini bikin melelehnya. Tahu gak? Aku udah meleleh kaya es batu yang di taruh di tengah gurun sahara." "Ya ampun..." "Hahaha."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
I Want You

I Want You

Pandangan Eleana begitu kosong, ia hanya tidur beberapa jam dan terbangun lalu menangis ketika mengingat percakapannya dengan Jessy tiga hari yang lalu. *Flashback “Bukit brown cemetery.” Eleana memudarkan senyumnya, ia memperkerjakan otaknya lebih keras lagi karena mendadak jadi lamban berpikir. Siapa yang tidak tahu bukit brown cemetery, itu adalah tempat pemakaman besar bagi kalangan petinggi negara. “Kau bercanda Jessy? Ini tidak mungkin.”
9.96.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
MEMORY

MEMORY

Sang dokter hanya menghela nafas pelan. "Tidak seharusnya kamu memaksa seperti itu, Vio. Kamu tahu kan jika kamu memaksa, kotak ingatanmu akan benar-benar terkunci dan kamu tak bisa mengingat segalanya. Termasuk diri kamu sendiri, mengerti?" Kata dokter sambil menaikkan kacamatanya yang turun. Violet hanya mengangguk patuh, ia tak mau berlama-lama di tempat dingin ini.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai i will remember
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status