Duda Tetangga
Bu Herman memotong perkataan anaknya yang belum selesai sambil berjalan ke arah yang berlawanan dari arah gang rumahnya.
"Loh, Bu. Kok, belok ke sana, rumah kita kan belok sini?"
"Mau ke tukang nasi uduk."
"Jangan ngegosip loh, Bu."
"Nggak janji."
Wajah Fariz mendadak pucat, setelah mendengar percakapan terakhir keluarga Pak RT tersebut. Apakah satu kompleks akan mengetahui kalau semalam dirinya habis bercinta dengan Ica. Tidak!