Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
What the hell, Tetangga!

What the hell, Tetangga!

Jane mengangguk-anggukan kepala sembari terus mendengarkan ibu-ibu ini berbicara. Apa yang sebenarnya ingin Ibu RT diucapkan pada Jane, kenapa b**a-basi ini tidak kunjung selesai. Belum juga Jane sempat bertanya ingin membicarakan apa, Bu RT dengan menggebu-gebu kembali mengucapkan beberapa patah kata. “Apalagi di perumahan ini udah nggak aman lagi,” katanya dengan ekspresi wajah khas ibu-ibu yang tengah bergosip.
9.9181.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.4K Beses bilang ibu rumah tangga
Ipakita ang mga Review (50)
Read
+Library
Esteifa
Hallo teman-teman. Malem ini maaf sekali aku melakukan kesalahan kayak sebelumnya yaitu upload dua chapter yang sama dua kali. i'm sorry about that. ada eror. Jadi buat teman-teman, buka satu part aja ya, sayang koinnya. aku udah bilang editor buat segera hapus salah satu. thankyumida.... sorrymia...
LeeJaeWook13
cerita bagusss bangettt, gak banyak drama lebih ke slice of life, tapi tetap ada bumbu manisnyaa, konflik nya ringan tapi deep banget, suka bangettt intinya, btw aku masih belum rela mereka selesai huhu. Di tunggu next project nyaa. Fighting author
Basahin ang Lahat ng Review
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Aku cuma tersenyum. Acara haulan bapak mertuaku sedang dimulai. Kami semua beserta kerabat lain berkumpul di ruang tengah. Sementara para bapak yang sedang baca doa berada dimulai dari teras depan sampai memenuhi ruang tamu. Rumah ibu memang cukup luas, sehingga cukup muat untuk diisi oleh orang banyak. Dari kejauhan ibu melambaikan tangan. Aku mengangguk lalu dengan membungkukkan badan melewati semua orang. Kami duduk berkumpul di atas karpet.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

tanyaku. "Belum sih. Tapi tadi ada undangan dari Bu RT katanya mereka undang tetangga kanan kiri buat baca doa gitu untuk rumah baru mereka." "Ya udah kamu datang aja," kataku santai sembari mengambil gelas, menuang air putih dan meneguknya. "Mas, kamu iri gak sih lihat rumah tangga yang udah bisa bangun rumah sendiri. Sementara kita kenapa gini-gini aja. Kapan kita bisa punya rumah sendiri?" kata Siska.
1054.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Reva menatap disekitar, banyak bunga-bunga yang tertanam, ada juga pot-pot bergantung di depan rumah. “Mau masuk lagi?” ajak Roy, Reva menghembuskan nafasnya sambil mengangguk-anggukan Kepalanya. “Ayo.” Roy mengandeng tangan Reva, membuka pintu rumah tersebut. Terlihat rumah itu yang sangat rapi, seluruh barang tertutup oleh kain putih untuk mengurangi debu menempel di barang-barang. “Apakah kamu juga merubah ini? Tanya Reva, melihat ada perubahan dari sedikit desain rumah tersebut.
16.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 469 Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
Gadis Buta Pilihan Sang Tuan Duda

Gadis Buta Pilihan Sang Tuan Duda

••• Setelah kini Ginda dan Marvin membawa Rumi pulang kerumahnya, Ginda mendorong wanita paruh baya yang terduduk dikursi roda itu memasuki rumah mewah milik sang suami. Pandangan Rumi tak berkedip memperhatikan setiap sudut rumahnya, ini adalah pertaman kalinya Rumi melihat atau pun menginjakkan kaki ke rumah yang dianggapnya bak istana ini. "Nda, Ibu akan tinggal dirumah ini?" tanya Rumi yang membuat Ginda mengangguk. "Iya, Bu. Ibu tinggal disini ya, karena ngga mungkin aku biarin Ibu tinggal dirumah sendirian."
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 135 Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
Tergusur Dari Rumah Mertua

Tergusur Dari Rumah Mertua

“Rumah kita kan atapnya pendek dan tau sendiri, Jakarta panas ga ketulungan. Apalagi kita ini deket laut. Ibu pikir ga mungkin kalau anak-anak itu lapar karena ASI Tiara berlimpah, susu yang Mama beliin buat tambahan juga ga kurang-kurang,” “Iya, Ma. Aku juga sempet kepikiran begitu. Tapi waktu itu aku ga punya uang, aku bisa apa?” Bu Nur tersenyum. Dia mengelus pundak anaknya dan mengajak anaknya itu bicara empat mata. “Kau belum mau tidur, kan? Bisa kita bicara sebentar?” Tanpa berkata apapun, Fahmi langsung mengikuti Bu Nur yang berjalan menuju ke ruang keluarga. Tempat dia nonton TV bersama keluarganya.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
Mencari Jejak Maria

Mencari Jejak Maria

MARIA - 7 Di Persimpangan "Di mana Mama, aku ingin bicara?" suara Rangga datar tapi menyimpan amarah. Dia baru saja masuk rumah mertuanya, di mana istrinya tinggal. Tamara yang menyambut suaminya dengan daster sutra tipis, tersenyum manja. Ia melingkarkan lengan di leher Rangga, lalu mendaratkan kecupan di pipinya. "Mama ke Surabaya, Mas. Ada urusan butik. Kenapa sih, wajahnya ditekuk begitu? Loh, rahangmu kenapa lebam." Tamara menyentuh rahang suaminya yang membiru.
9.890.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
Status Sindiran Istriku

Status Sindiran Istriku

Pikiranku saat ini adalah pulang ke rumah Rima, wanita yang selalu mengumbar masalah rumah tangga kami. Walaupun sindiran itu tak mencantumkan namaku. Aku sangat yakin kalau statusnya tentang suaminya. Jangan pikir aku tak tahu dan aku bukan orang bodoh. Segera turun dari mobil dan membuka pagar dengan kasar tak peduli para tetangga mendengarnya. Rumah yang kami beli berada di komplek pinggiran kota. Tak jauh dari tempat aku bekerja.
1029.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

timpal ibunya girang. Slamet, Tita dan ibunya lalu memasuki rumah besar milik Rima dengan hati berbunga. "Silakan duduk, Bu," Rima dengan ramah mempersilahkan keluarga Slamet masuk dan duduk di sofa ruang tamunya. Ibu dan Tita memandangi sekeliling ruang tamu Rima. Dalam hati mereka berdecak kagum dengan perabotan yang ada di ruang tamu itu.
17.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 341 Beses bilang ibu rumah tangga
Read
+Library
MADU SATU MERTUA

MADU SATU MERTUA

Meski taka da ikatan darah, mereka adalah orang dekat keluargaku yang aku miliki. “Ayo, masuk. Bik Sum bau, ya? Maaf, ya? Bik Sum sangat bahagia melihat kamu lagi,” ujarnya setelah merenggangkan pelukan. Aku melangkahkan kaki, masuk ke rumah mungil milikm Bik Sum yang hanya memiliki dua kamar. Ruang tamu berukuran tiga kali empat dengan warna cat yang telah usang, tapi kelihatan rapi. Beliau memang orang yang sangat pandai menjaga kebersihan dan kerapian. Itu sebabnya, Ibu sangat menyukainya.
10200.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.4K Beses bilang ibu rumah tangga
Ipakita ang mga Review (36)
Read
+Library
Shifa chibii
ceritany bagus,,kasihan Rasti,ditipu mertua dan suami yg g bisa tegas dan ngindungin anak istriny,,mending pergi aja ras,,soal harta mendiang ortu ntar dicari lagi jalanny buat ngrebut lagi,,dari pada bertahan tpi makan hati..
Lee Siuce
Izin promo ya Thor Mampir yuk gaaes di cerita ku "Cinta Segitiga Sang Pewaris" Ceritanya masih ongoing di jamin seru karena banyak ceritanya di bungkus dengan teka-teki yang susah ditebak ... Mampir yuk
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status