Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Accidentally Married

Accidentally Married

“Aku nggak pernah nyentuh Rumi sama sekali. Seujung kuku pun, kami nggak pernah yang namanya sentuhan.” “Tapi kalian sudah tinggal satu rumah.” Tya tetap saja berujar dengan santai. “Sudah untung Mama nggak laporin RT setempat. Kalau nggak, kalian pasti sudah grebek karena tinggal bareng.”
1054.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

Rumah yang tidak besar itu terlihat begitu lengang dan agak sepi, ibunya hanya tinggal dengan satu Asisten Rumah Tangga, seorang tukang kebun yang datang tiap hari serta supir yang datang ketika dibutuhkan saja. “Ibu gak bosan disini?” Tanya Tikta, menghampiri istri dan ibunya yang tengah menikmati bunga-bunga mawar mekar di teras belakang yang tidak besar. “Gak, malahan ibu senang disini, rasanya gak was-was karena bisa melihat setiap sudut rumah.” Tikta duduk di samping sang ibu dengan pandangan sendu. “Seharusnya ibu tinggal bareng kami aja.” Ucapnya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
BABU MILYARDER

BABU MILYARDER

dengan gembira Bu Ratrimo membuka pagar. Bu Ratrimo berkata sambil membuka pintu rumah itu. Budibdan Lela mengekor Emaknya. Melihat keluarga Bu Ratrimo yang pulang kampung, para tetangga terdekat pada nengokin ke rumahnya, biasa hidup di desa memang guyup rukun begitu. Bu Ratrimo tampak tidak senang tetangganya pada datang. “Bu Ratrimo, pulang kampung kok tidak kabar-kabar?” tanya seorang tetangga.
1079.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Noda dalam rumah tangga

Noda dalam rumah tangga

Butuh waktu satu jam, hingga akhirnya mobil yang mereka tumpangi berhenti di sebuah rumah yang begitu megah. Kedatangan keluarga dari kalangan rendah itu di sambut hangat oleh tuan rumah. Nyonya Salma bahkan langsung menghampiri Miraa dan mencium wajahnya. (Eh, maksudnya, mencium kain yang menutupi wajah Mira) dengan suka cita. Mira dan para tamu kemudian di giring memasuki ruang tamu keluarga yang telah di sulap sedemikian rupa, lengkap dengan sebuah satir setinggi satu setengah meter di tengah-tengah mereka.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku

Rumah Tanggaku Hancur karena Mertuaku

"Mas Albi kenapa datang ke sini gak bilang aku?" "Kenapa harus bilang, Mbak? Lagian Mas Albi datang ke rumah ibunya sendiri. Masa mau ke rumah ibu sendiri harus ijin dan bilang, lagian di sini juga tidak hanya ada ibunya saja. Di sini juga ada is-" "Aninda!" panggil Rafael memotong perkataan istrinya, Rafael yang saat itu mengerti jika Abangnya sudah terlihat menahan emosi. "Sudahlah, jangan berdebat. Ibu mengundang kalian untuk datang karena ibu mau berkumpul dengan anak, menantu ibu. Jika kalian ingin berdebat, kalian keluar saja!"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Melihat semangat itu, aku berusaha memaksakan senyum, walau hati masih terasa ragu. Dalam hati aku berdoa, semoga saja saat sampai di rumah Ibu, keluargaku mau menyambut kami dengan hangat. Kami mulai berjalan menuju rumah Ibu. Sepanjang perjalanan, jalanan tanah berdebu menjadi saksi langkah kaki kecil anak-anakku. Beberapa kali kami berpapasan dengan para tetangga yang masing-masing membawa satu kantong plastik, yang sama persis seperti milik Bu Murni tadi.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Kami mendaftarkan lagi barang-barang apa saja yang sekiranya harus dibeli lagi karena kurang, sebelum seorang wanita paruh baya lewat di depan rumah kami dan menyapa. “Selamat sore, Mas dan Mba pasutri yang akan tinggal di sini ya? Perkenalkan, saya Rukmi, panggil sama Bu Rukmi. Tinggal di rumah sebelah sana.” Ia menunjuk rumah bergenting warna hijau yang di pekarangannya banyak tanaman. “Selamat sore, Bu. Kami belum menikah, tapi ya segera. Saya Rama, ini Maria.” Aku menyalami Bu Rukmi, Maria juga.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Tetangga Sebelah Rumah Part 5 Aku benar-benar tak habis pikir dengan tetangga baru itu. baru saja dua hari kami menempati rumah ini, tapi dia sudah mulai membuat resah keluargaku, terutama Suamiku--Mas Rian.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai ibu rumah tangga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status