Imamku dari Seoul
Sabiya manyun, lalu mengucapkan syarat yang berikutnya, “Yang kedua, aku mau I'id ikut denganku ke rumah Kak Shin!"
"APAAA?!!!" ucap mereka semua bersamaan.
Idris jadi salah tingkah karena menjadi sasaran, "A-aku? Ikut?"
"Id, kamu ga mau? Katanya kamu sayang sama aku!" keluh Sabiya sebal menatap Idris.
Idris langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Cuma main bentar aja, kan?" tanya Idris memastikan.
Sabiya menggeleng, "Bukan, Id. Tapi kamu juga harus tinggal di rumah Kak Shin!"
Bab Populer