Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Lalu berbalik memberi kode kepada Luke agar pindah dari tempatnya berdiri. Perempuan itu lantas menyerahkan sebuah buku yang sudah tidak disegel. Buku yang memang sengaja sudah dibuka untuk memudahkan calon pembeli. “Baca ini, dari sampulnya ini terlihat menarik. Kali saja kau dan rekanmu tertarik.” “Ini terlalu dramatis Kate,” sahut Sean. Kate mendelik, merebut kembali buku itu dan menyimpan ke tempatnya semula. “Kau tidak bisa menyebut buku ini terlalu dramatis Sean, jika kau belum membacanya,” cibir Kate.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

ucap Liu Heng. Liu Heng pun membuka buku itu. Ketika dia membuka buku yang Die Bao berikan, itu membuat Liu Heng tersenyum. Itu adaah buku yang dia cari yaitu tentang alchemist dan lagi itu adalah buku alchemist yang ditulis langsung dari ahlinya yaitu Die Bao sendiri. Liu Heng membawa buku itu ke tempat dia tadi berada.
9.594.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Healer Kesayangan Sang Duke

Healer Kesayangan Sang Duke

tanya Aricia. "Buku yang kau inginkan, hanya pemiliknya yang bisa melihat isi tulisan itu dan buku itu yang bisa menjawab pertanyaanmu," jawab Dewi Verdandy. Aricia menatap buku itu kemudian seperti biasa panel muncul di hadapannya menampilkan informasi dari buku itu sebagai item langkah. Buku Apokrifa, Tulisan yang Tidak jelas. Aricia tersenyum sendu kemudian memeluk buku itu dengan erat. Kini secerca harapan kembali muncul usai merasa putus asa.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia

Istri Rahasia

Diam-diam Reyshaka membaca buku menu yang diberikan pelayan sambil tersenyum. Ya Tuhan, menggemaskan sekali istrinya ini. “Mau makan apa, Nami?” Reyshaka bertanya, matanya masih memindai deretan menu dengan cita rasa seafood. “Apa aja, Mas yang pilih.” Setelah mendapat kepercayaan dari Namira untuk menu makan malam mereka hari ini, Reyshaka mulai menyebutkan beberapa menu dan setelahnya pelayan pergi. Reyshaka mengembuskan napas panjang, dia raih satu tangan Namira yang ada di atas meja kemudian memainkannya dengan kedua tangan pria itu.
1072.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

"Kau sungguh luar biasa, Lianhua. Entah kau wanita yang paling berani di seluruh istana ini, atau yang paling berbahaya." Ia menyandarkan punggungnya ke bantal sutra, pandangannya melayang ke jendela tempat bulan purnama mulai muncul perlahan di antara awan tipis. "Laut Selatan," gumamnya pelan, seolah kata itu membawa angin sejuk dari ribuan li jauhnya. "Aku pernah mendengar kisah itu dari para nakhoda kapal yang berlabuh di pelabuhan ibu kota. Udara yang berbau garam dan rumput laut, hamparan biru yang tak bertepi sejauh mata memandang, desa-desa yang rumahnya dibangun di atas tiang kayu di atas permukaan air pasang... Semuanya terdengar begitu asing, begitu jauh dari debu batu bata dan lo
10775 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

“Aku tidak tahu apakah aku mati, atau hanya belum selesai ditulis.” Aku menatap buku di meja, huruf-huruf mulai muncul perlahan di halamannya, membentuk kalimat yang kukenal. Kisah ini berakhir di antara dua suara yang saling mendengar. Kalimat yang kutulis di Laut Kata, saat semuanya runtuh. Tapi di bawahnya, muncul kalimat baru, bukan milikku. Namun setiap akhir hanyalah jeda bagi pembaca yang belum menyerah.
751 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Me

Me

Blarrr Petir menyambar kuat, malam semakin larut dan hujan yang menyertai semakin ganas. Jari telunjuk Lea terhenti disebuah buku tebal dengan memiliki sampul hardcover yang bertuliskan “ Ensiklopedia Kerajaan-kerajaan Nusantara”, buku itu merupakan buku yang hanya terdapat diperpustakaan nasional, namun karena Rebin memiliki pengaruh yang besar, dia diperbolehkan untuk menyalin buku itu sesuka hatinya. Meski sedikit bingung, tapi Lea tetap mengambil buku itu dan mencoba membacanya. Tangannya terlihat merogoh laci dan mengambil kacamata baca miliknya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

“Ibu pernah baca buku bagus—Ibu lupa judul bukunya apa,” kata Marsala di pagi hari. “Buku itu bercerita tentang seseorang yang mencari harta karun hingga ke pelosok negeri. Dia bertemu berbagai macam orang, salah satunya orang pintar dan bijak yang dikira penyihir oleh warga sekitar. Setelah berkelana panjang dan lama, apa yang dicarinya selama ini rupanya terkubur di halaman rumahnya sendiri. Ah, Ibu ingin baca buku itu sekali lagi. Andai aja Ibu ingat judul bukunya, mungkin bisa kamu carikan suatu hari.”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Jillian memandang rak buku yang penuh, beberapa buku tidak asing baginya. Beryl menunjukkan sebuah buku bersampul kusut, “Buku Serial Dunia karya Elma. Mungkin ini ruang kerja milik Elma, banyak sekali buku kuno dan beberapa buku dari Bumi. Lihatlah, Bedlam's Bard karya Mercedes Lackey.” Jillian hanya menoleh dan tidak tertarik pada percakapan Beryl. “Di depanmu itu buku yang Elma tulis. Bukankah Arina sangat menyukai buku itu? Kamu harus mencoba membacanya, Ketua.”
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai identitas buku laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status