Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dandelion

Dandelion

Gadis itu lalu memetik setangkai benih dandelion kemudian meniupnya. "Dandelion sosok yang kuat meskipun tampak rapuh, tapi memiliki semangat yang hebat dalam mencari kehidupan baru di luar sana. Mampu terbang tinggi, menjelajah luas menentang angin, sampai akhirnya mendarat di tempat yang baru kemudian tumbuh menjadi jiwa yang baru. Tujuan hidupnya hanya satu. Setelah dia terbang melintasi jagad raya, meniti kehidupan yang penuh kesulitan, suatu hari nanti, sejauh apapun dia pergi, dia akan kembali ke tempat dimana dia berasal." kata gadis itu. Zian lalu ingat dandelion yang ada di rumah sakit waktu itu.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Jantungnya tersentak mendapatkan perlakuan mertua perempuan Dahlia. "Ma, kalau Mama tidak suka sama saya, tolong dong jaga perasaan orang tua saya," timpal Dahlia sudah kepalang basah. "Buah dan pohon tak ada beda. Sama-sama kerdil," sindir Indri. "Bahkan beringin yang kokoh dan besar, buahnya kerdil. Mama bisa bayangkan jika besar-besar? Bisa pecah mulut Mama ketiban buah beringin kalau berteduh di sana."
1057.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA

ucap Meyra ketika mereka telah berada di halaman belakang. “Kemarin tanaman ini lagi booming, mungkin ibu hanya mengikuti tren saja,” jawab Dahlia. Wanita bersahaja itu kembali menelisik wajah sang putri yang sebelumnya hanya bisa ia bayangkan di dalam mimpinya. Wanita itu kemudian tersenyum penuh makna.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Ia ingin tahu seperti apa reaksi Dahlia. Olla pernah mengatakan siapa pun orang bunian yang memberikan daun kering bergerigi pada manusia artinya ia telah menyerahkan hidupnya untuk menjaga dan mengabdi pada manusia tersebut. "Daun Bhanurasmi?" Dahlia menoleh pada Gumawang, sepertinya ia ingin cepat mendengar jawaban dari calon suaminya tersebut.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

"Wahai kaum adam, ketahuilah! selain hati rapuh kalian yang mudah terkoyak, ingatlah bahwa hati kaum hawa bahkan lebih rapuh lagi dari pada kalian dan jika hati kalian bisa terkoyak hanya karena hembusan angin, hati perempuan dapat terkoyak bahkan sebelum anginnya berhembus, hati kami berada satu langkah dari pada kalian dalam hal mudah untuk tersakiti, sekian! terima kasih atas perhatiannya!" Fera mengakhiri pidato singkat tak bermanfaatnya di depan kelas, dan tanpa ba bi bu dia langsung saja kembali ke tempat duduknya di iringi dengan suara jangkrik yang bergema diseluruh kelas. Teman-teman sekelas dan guru bahasa Indonesianya menatap kearahnya dengan mulut terbuka lebar, seolah tidak perc
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Terbuang

Dendam Wanita Terbuang

Anna tahu arti dari isyarat itu. “Apa ini yang kau katakan membantu?” tanya Anna. “Ya. Aku akan membantumu membalaskan dendam,” ucap Elang Aderra. “Sebaiknya jangan ikut campur dengan urusanku.” “Aku hanya punya urusan dengan wanita yang menjadi musuhmu itu, jadi membantumu sama halnya dengan menyelesaikan dendamku.” Anna terdiam mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Elang Aderra. Dendam? Elang Aderra memiliki dendam pada Clara? Apa yang dilakukan oleh wanita itu sampai memiliki urusan dengan Elang Aderra.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

“Al–” Bunga menatap iba sahabatnya. “Aku hanya tidak menyangka Mas Hendra bisa sampai sejauh ini. Padahal dulu dia sangat bertanggung jawab.” Alya berjalan mendekati cermin yang tergantung di dinding. Cermin tua yang warnanya sedikit buram karena debu kotor yang menempel. “Apa dia berubah memang karena ini?” “Apa?” Bunga tak mengerti arah pembicaraan Alya.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

Dia memberi isyarat kepada wanita itu untuk mengikutinya ke ruang makan. "Duduklah di situ." "Iya tante." Ibuku menuangkan segelas air serta memberinya sekotak tisu agar wanita itu menghapus air matanya, "Minumlah." "Iya tante." Wanita itu terlihat gugup gelas yang dipegangnya bergetar dan perlahan-lahan dia meneguk airnya. "Apa yang kau inginkan? Sebenarnya kau ingin melihat Haifa dan Hengky bercerai atau kau benar-benar ingin jadi adiknya?"
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Tuan Hagan

Istri Rahasia Tuan Hagan

**Satu minggu keudian** Belvara meraih satu bunga dahlia yang belum mekar sempurna. ‘Bunga ini awalnya kuncup lalu, mulai mekar perlahan, kumbang-kumbang berdatangan.’ gumamnya lirih, dan tangannya beralih pada Bunga dahlia yang lain, yang warnanya sudah mulai kecoklatan. ‘Lambat laun ia pun layu , kemudian membusuk. Kumbang pun meninggalkannya, dan beralih pada bunga lain yang baru mekar, mengedarkan harum semerbak.’ Belvara menghela nafas. ‘Seperti Pak Hagan. Mungkin baginya Aku sudah tak memikat lagi. Sialan!’
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai iis dahlia bagai ranting yang kering
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status