Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

titahnya. Aku pun mengatakan dalam hati juga gerakan bibir. Embus angin di balkon lantai dua ini terasa meniup-niup kulit, memberi ketenangan. "Baca surah Al-Ikhlas. Ingat-ingat maka surah itu. ‘Katakan, Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.’ Yakini dengan hati yang ikhlas. Sadari kita hanya manusia yang sangat kecil."
9.781.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

Aku menulis di jurnal: _"Hari ini aku hanya ingin belajar ikhlas. Jika aku memang ditakdirkan hanya menjadi bagian dari perjalanannya, bukan masa depannya, semoga aku tetap bisa mendoakannya dengan tulus. Tapi jika Allah menyatukan hati kami... aku harap itu bukan karena cinta biasa, tapi karena Dia ridha."_ --- Sore itu, Rayyan pulang agak larut. Ia terlihat lelah tapi tetap tersenyum saat melepas sepatu.
688 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

26 Agustus 2021 [Cobaan apa lagi ini, Ya Robb? Mengapa ibu melakukan ini padaku? Baru saja aku berbahagia karena di beri uang seperti dahulu oleh Mas Arif. Sekarang ibu malah setiap hari memintaku untuk membeli lauk pauk yang mahal-mahal. Ibu juga selau merampas semua cemilan yang aku beli untuk Dila. Ibu boleh membenciku, tapi tidak sepantasnya ibu berbuat demikian kepada Dila, biar bagaimanapun, Dila adalah darah dagingnya. Uang yang diberikan Mas Arif semakin menipis, karena setiap hari aku harus belanja ratusan ribu rupiah hanya untuk lauk pauk saja, Bahkan, ibu tidak memperbolehkan aku untuk memakan masakanku sendiri. Aku hanya Khawatir, kolesterol ibu naik, dan ibu bisa sakit parah. Ak
9.973.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

39. Telepon di saat yang tak tepat! (Bagian B) "Eh, nggak, Bu. Keysa lanjut menyimak!" tugasku cepat. "Iya, sekali lagi Ibu tekankan ... bahwa nikmat kepuasan yang sesungguhnya itu adalah, nikmat milik mereka yang halal. Karena yang halal, dalam pemenuhannya akan mendapat ridho dan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala. Jangan salah, lho! Di dalam kemaluan kalian masing-masing itu ada sedekah dan juga pahala. Jadi, jangan ragu, untuk menempuh ibadah dengan niat mencari pahala sebanyak-banyaknya!" kata Ibu seraya menyeringai.
9.769.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Proposal Cinta Sang Miliarder

Proposal Cinta Sang Miliarder

“Apa yang harus saya lakukan, Ustaz?” “Pertama-tama, jaga niat kamu. Dalam Islam, niat sangat penting. Pastikan niat kamu benar-benar untuk membangun hubungan yang diridhai Allah, bukan karena dorongan nafsu atau sekadar kekaguman yang sesaat. Niat yang ikhlas akan membawa kamu pada jalan yang benar, meskipun tantangannya tidak sedikit,” jelas Ustaz Ahmad dengan suara lembut yang penuh kebijaksanaan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

yang belum cublik, dipersilahkan ya. Tinggalkan jejak, agar up lebih cepat. Salam hangat 🤗
9.4197.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Cakepan handphone-nya, ya, daripada muka gue?" Sasya mengangguk saja tanpa mencerna ucapan El barusan. Ia sedang fokus membaca sebuah artikel tentang 'Cara Menjauhkan Diri dari Godaan Setan yang Terkutuk'. El berjalan mendekati Sasya sambil menenteng dua buah helm. "Ck, gantengan gue lah!" protes El kala melihat artikel yang Sasya baca.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Suami Toxic, Diratukan Dosen Bucin

Disia-siakan Suami Toxic, Diratukan Dosen Bucin

"Nak, sebenarnya ...." *** Bersambung. "Sesuatu yang baik akan berakhir dengan baik jika kita ikhlas dalam menjalaninya. Keikhlasan dan kelapangan dada adalah kunci utama dalam mencapai kebaikan itu." _Renal Setiawan.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Sarapan tampak mewah — hampir semuanya makanan kesukaannya. Di depan juga ada secangkir teh jahe kurma merah, sama seperti tadi malam. Ia mengaduk pelan dengan sendok, sisa kantuk di matanya menghilang. Yang tersisa hanyalah satu pikiran sederhana: Jadi kehidupan ‘menikah tapi sendiri’ dimulai sekarang? Kehidupan bahagia ini... terasa agak mendadak, ya.
10825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Lagi-lagi Rumana tak bisa menahan lelehan air mata yang tanpa dia minta keluar begitu saja. "Bersedih boleh, asal jangan berlebihan. Allah tidak suka sesuatu yang berlebihan. Ikhlas adalah obat hati terbaik. Meski berat prakteknya, tetapi percayalah, hanya dengan Ikhlas, hatimu akan tenang." Kyai Hambali terus menasihati Rumana. "In shaa Allah saya akan mencoba ikhlas, Kyai. Tapi bolehkah saya bertanya sesuatu, Kyai?" Rumana menyeka air matanya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ikhlaskan saja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status