Terpaksa Menikah dengan Calon Mertua
“Enggak, Ayah. Nia mau di sini sama Om Dewa. Om Dewa itu suami Nia, sekarang dan selamanya. Lagian Om Dewa itu orangnya baik, kok. Dia nggak pernah kasar sama Nia. Dia juga sayang banget sama Nia dan apa pun yang Nia minta pasti dituruti.”
Senyum samar terkembang di bibir plum milik Sadewa. Dipeluknya tubuh mungil sang istri, mencium pipi kanan, kiri, juga dahi, juga setiap inci wajahnya, sampai lupa ada dua pasang mata yang sedang memperhatikan mereka.
“Ehem!!”
Pria berjambang tipis itu segera menghentikan aksinya mendengar deheman Romi, wajahnya memerah menahan malu, tapi tangannya tetap tidak lepas dari genggaman Sania.