Pejantan Tangguhku
“Permisi, Pak,” sapa Alya kepada pria berumur sekitar tujuh puluhan yang sedang menaruh pakan di dekat kandang kuda. Tempat yang paling terpencil di permukiman itu.
Pria tua itu memandang lekat Alya dari atas sampai bawah,
“Iya, Neng. Ada yang bisa dibantu?” jawabnya ramah.
Belum sempat Alya menjawab, tiba-tiba mobil jeep Manto datang. Alya seketika langsung bersembunyi di belakang tumpukan pakan.