AKU, KAU, & SELINGKUHANMU
Ia seakan memiliki seluruh kekuasaan, saat aku hanyalah serpihan debu tanpa kekuatan.
“Kita sudah berteman lama, aku tau aku salah, aku khilaf, tolong maafin aku, Mi,” tangisnya begitu lirih. “Aku menyesal, aku mau kita kembali kaya dulu. Aku kangen kamu…”
Hatiku mulai terketuk. Di tengah kesepianku selama ini, Lina menjadi salah satu cahaya yang indah. Ia sahabat yang baik. Mungkin kami bisa memperbaiki semuanya lagi seperti dulu?
Bab Populer